Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 204 satuan baru TNI yang terdiri atas satuan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Salah satu bagian dari pengembangan organisasi tersebut berdampak pada struktur komando kewilayahan di wilayah Bali, NTB dan NTT yang selama ini berada dalam wilayah Kodam IX/Udayana. Oleh karena itu saat ini Kodam IX/Udayana hanya mewilayahi Bali.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution, Selasa (6/10) menjelaskan, adanya pengembangan organisasi TNI AD ini, wilayah yang sebelumnya berada dalam jajaran Kodam IX/Udayana, yaitu NTB dan NTT, kini masing-masing menjadi wilayah komando tersendiri melalui pembentukan kodam baru. “Kodam IX/Udayana selanjutnya berkedudukan dan melaksanakan tugas kewilayahan di wilayah Bali,” jelas Kolonel Amrizal.

Baca juga:  Gedung Sekolah Direvitalisasi, Siswa SDN 2 Tembuku Belajar di Balai Desa

Kolonel Amrizal menyampaikan untuk wilayah NTT, Korem 161/Wira Sakti yang sebelumnya merupakan bagian dari Kodam IX/Udayana dikembangkan menjadi Kodam XXVII/Sobe Sonbai. Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Mayjen TNI Thevi Angandowa sebagai Pangdam XXVII/Sobe Sonbai. Sedangkan untuk wilayah NTB yang sebelumnya berada dalam jajaran Kodam IX/Udayana melalui Korem 162/Wira Bhakti kini menjadi Kodam XXX/Rinambora. Mayjen TNI Edi Saputra dipercaya sebagai Pangdam XXX/Rinambora.

Baca juga:  Pengembangan Destinasi saat Pandemi, Pusat Bantu Penataan Pura Goa Lawah

“Kodam IX/Udayana melaksanakan tugas kewilayahan di Bali, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, serta Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Kapendam menegaskan, perubahan struktur organisasi tersebut merupakan bagian dari penataan dan penguatan organisasi TNI AD. Tujuannya agar pelaksanaan tugas pertahanan dan pembinaan kewilayahan dapat dilaksanakan secara lebih efektif sesuai perkembangan kebutuhan organisasi dan karakteristik wilayah masing-masing. “Yang berubah adalah struktur organisasi dan kewilayahan. Sedangkan semangat pengabdian, soliditas TNI, serta komitmen untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap menjadi satu kesatuan,” ungkap Amrizal.

Baca juga:  Gubernur Koster Pastikan Desain Pengembangan Pelabuhan Benoa Sesuai Kearifan Lokal Bali

Dengan pengembangan tersebut, Kodam IX/Udayana terus berkomitmen menjalankan tugas pokoknya di wilayah Bali secara profesional, adaptif, dan responsif. Selain itu senantiasa membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung kepentingan pertahanan negara. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN