Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya pimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda, Denpasar. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Polda Bali menggelar apel memperingati  Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10). Kegiatan ini jadi momentum penting untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus kekuatan pemersatu dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Apel tersebut dipimpin Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya dan menekan penyebaran hoaks, provokasi, intoleransi, radikalisme, maupun berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan sehingga harus diantisipasi secara bersama-sama.

Kapolda Daniel menegaskan seluruh personel Polda Bali memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai Pancasila sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara.

Baca juga:  3 Landasan Jadi Pijakan Kepemimpinan Bupati Badung

“Pancasila adalah harga mati. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang berupaya memecah belah persatuan dan mengganggu keutuhan NKRI. Saya tekankan kepada seluruh personel Polda Bali, jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan terhadap persatuan bangsa saat ini terus berkembang. Yang harus diantisipasi bersama-sama yakni penyebaran hoaks, provokasi, intoleransi, radikalisme, maupun berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Baca juga:  Presiden Prabowo: Pancasila Pedoman Fundamental Atur Kehidupan Berbangsa

Oleh karena itu, seluruh personel Polda Bali diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas dan soliditas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tegas, humanis, dan berkeadilan.

“Hadir untuk masyarakat, jaga keamanan, tegakkan hukum secara berkeadilan, dan rawat persatuan bangsa. Jangan pernah memberikan ruang bagi intoleransi, radikalisme, provokasi maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan memecah belah persatuan masyarakat,” ungkap jenderal bintang dua ini.

Baca juga:  Pergerakan Sesar Cimandiri dan Erupsi Gunung Gede, BMKG : Itu Hanya Hoaks

Ia juga menekankan bahwa menjaga persatuan dan keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri. Diperlukan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat.

Polda Bali berkomitmen untuk terus menjaga Bali agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan berintegritas. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN