
SINGARAJA, BALIPOST.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Banjar Dinas Padang Bulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (27/9) pagi. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Rumah permanen berukuran sekitar 7×10 meter persegi itu merupakan milik Made Mustiada (81). Saat kejadian, korban sedang berada di rumah anaknya yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, dikonfirmasi usai kejadian mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 07.00 WITA. Sebelum kejadian, korban sempat meninggalkan rumah sekitar pukul 06.00 WITA untuk menuju rumah anaknya.
Sekitar satu jam kemudian, korban kembali ke rumah untuk memberi makan ayam peliharaannya. Setibanya di rumah, korban mendengar suara ledakan kecil seperti suara arus pendek listrik. Korban kemudian melihat asap mengepul dari dalam rumah.
“Korban kemudian membuka pintu dan melihat api sudah membesar di dalam kamar tidur. Korban lalu meminta bantuan kepada tetangga untuk memadamkan api secara manual,” ujar Yohana.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api. Salah seorang saksi juga sempat mencoba mematikan aliran listrik, namun tidak berhasil karena diduga sudah terjadi korsleting.
Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA. Proses pemadaman dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 Wita.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang di dalam rumah turut terbakar, diantaranya televisi, lemari, meja, kursi, tempat tidur, kulkas, pakaian, serta barang-barang lainnya. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Yohana mengatakan, berdasarkan keterangan awal korban, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting. Korban sebelumnya juga menyebut terdapat sejumlah kabel instalasi listrik di dalam rumah yang kondisinya terbuka akibat digigit tikus. “Untuk penyebabnya masih diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik,” katanya. (Yudha/balipost)










