Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin didampingi I Komang Merta Jiwa (kiri) dan Ni Luh Djelantik (kanan) saat berkunjung ke Gedung Pers K. Nadha, Denpasar pada Jumat (25/9). (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan apresiasi terhadap eksistensi Kelompok Media Bali Post (KMB). Ia menilai untuk bisa bertahan di era digital, media harus mampu beradaptasi.

Hal tersebut disampaikan Sultan saat berkunjung ke Gedung Pers K. Nadha, Denpasar didampingi anggota DPD Dapil Bali, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Ni Luh Djelantik, dan I Komang Merta Jiwa, Jumat (25/9).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti dinamika industri media masa kini yang tengah mengalami rekonstruksi dan perubahan lanskap bisnis yang sangat signifikan. Menurutnya, keberhasilan KMB untuk tetap eksis merupakan hal yang membanggakan.

Baca juga:  Rekomendasi 6 Destinasi Dekat Gunung Agung, Salah Satunya Lokasi Syuting TXT

“Saya cukup surprise, (Kelompok Media Bali Post,red) ini bisa bertahan dan korannya masih ada. Memang bisnis media sekarang mengalami rekonstruksi yang luar biasa, bahkan tidak banyak yang bertahan. Senang dan merasa bangga melihat ini,” ujar Sultan.

Ia mengungkapkan, informasi serta pemberitaan di Bali Post kerap ia terima langsung dari relasi dan teman-temannya di luar negeri. Hal ini membuktikan bahwa jangkauan dan kepercayaan publik terhadap platform media tersebut sangat kuat.

Baca juga:  Dinda Sayu Murni Sabet Emas di Kejurnas Bulu Tangkis

Menghadapi pergeseran dari media konvensional ke platform digital, Sultan menegaskan bahwa perubahan adalah sebuah kepastian yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, kuncinya terletak pada kemampuan media untuk terus beradaptasi dan berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kata yang paling tepat memang harus selalu beradaptasi, berinovasi, dan menyesuaikan dengan kondisi-kondisi terkini. Perubahan itu tidak bisa dihadang, satu-satunya yang abadi adalah perubahan itu sendiri. Media harus pandai dan smart melihat arah,” tambahnya.

Meski demikian, Sultan optimis bahwa media konvensional tetap memiliki pangsa pasar tersendiri, layaknya produk klasik yang selalu dicintai peminat setianya. Ia juga memuji langkah KMB yang kini telah menjalankan lini media digitalnya secara dinamis.

Baca juga:  Dapat Sepeda dari Presiden, Ini Rencana Ketua DPD RI

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD RI juga menyoroti pentingnya peran media lokal dalam mendukung fungsi kelembagaan serta kerja-kerja kerakyatan DPD RI, khususnya di Bali.

“Kami membutuhkan betul media. Kerja-kerja kerakyatan, politik kelembagaan, dan tugas kami untuk daerah akan jauh lebih cepat sampai ke publik jika di-amplify dan disiarkan oleh media,” tegas Sultan. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN