NEGARA, BALIPOST.com – Duka mendalam menyelimuti warga Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo. Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal lingkungan setempat, I Made P, dilaporkan meninggal dunia saat berjuang mengadu nasib di Taiwan. Pria ini diketahui belum setahun, tepatnya baru sekitar empat bulan bekerja di sektor pertanian di negara tersebut.

Peristiwa berpulangnya PMI diketahui pada Sabtu (19/9). PMI ini sehari sebelumnya atau pada Jumat (18/9), sempat melakukan kontak visual dengan sang istri melalui panggilan video sekitar pukul 22.00 WITA. Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Jembrana telah menindaklanjuti laporan tersebut untuk memverifikasi identitas almarhum.

Baca juga:  Patroli, Pecalang di Seminyak Gunakan Motor Listrik

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, Senin (21/9), membenarkan adanya informasi salah satu warga Bilukpoh Kangin, Tegalcangkring, meninggal dunia di Taiwan. Pihaknya bersama jajaran instansi terkait serta aparat desa adat sempat berkoordinasi terlebih dahulu di Polsek Mendoyo sebelum beranjak mendatangi kediaman almarhum.

Mengenai kondisi keluarga korban, Arimbawa menyampaikan bahwa sang istri berada dalam keadaan syok berat. Kontak terakhir lewat panggilan video yang berlangsung harmonis beberapa jam sebelum kabar duka tiba membuat pihak keluarga sangat terpukul. Pihak Disnakerperin belum meminta keterangan lebih mendalam dari keluarga dan akan memperbarui data berkala jika situasi sudah memungkinkan.

Baca juga:  Dugaan Kampanye di Pura Dalem Bebetin Tak Penuhi Unsur Pidana Pemilu

Berdasarkan data awal yang dihimpun, I Made P mengembuskan napas terakhirnya di wilayah Taichung, Taiwan. Saat ini, jenazah almarhum telah disemayamkan sementara di funeral home Taichung. Pihak Atase Ketenagakerjaan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei berkoordinasi intensif dengan otoritas setempat guna mengurus seluruh dokumen penanganan dan skema pemulangan jenazah menuju Tanah Air.

Disnakerperin Jembrana memastikan terus memantau perkembangan koordinasi tersebut dan berjanji mempublikasikan pembaruan informasi terkait jadwal kepulangan jenazah ke rumah duka di Jembrana. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Kepergok Selingkuh di Gilimanuk, Oknum Kasat Dicopot dari Jabatannya
BAGIKAN