Dua WNA yang diduga mencuri uang pedagang di Bajera, Kecamatan Selemadeg, terekam kamera CCTV. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Dua warga negara asing (WNA) diduga menggasak uang milik pedagang sembako di Banjar Dinas Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Jumat (18/9) sore.

Aksi yang terekam kamera CCTV tersebut viral di media sosial. Polisi kini melakukan penyelidikan terhadap dugaan pencurian dengan modus mengalihkan perhatian korban saat transaksi.

Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (20/9). Berdasarkan laporan korban, I Made S (52) uang tunai senilai Rp800.000 diduga hilang setelah dua WNA mendatangi warungnya sekitar pukul 15.30 WITA.

Kejadian bermula ketika kedua WNA tersebut membeli gula pasir kemasan seharga Rp5.000. Setelah transaksi, salah seorang WNA meminta menukarkan uang pecahan Rp100.000. Kendala komunikasi karena menggunakan bahasa Inggris membuat korban sempat kebingungan.

Baca juga:  Diduga Cekcok dengan Waria, WNA Ditemukan Terkapar dengan Sejumlah Luka di Kuta

Saat korban mengeluarkan sejumlah pecahan uang, WNA tersebut diduga mengambil sendiri uang pecahan Rp50.000 dari dalam tas korban. Terduga pelaku kemudian juga mengambil uang pecahan Rp100.000. Korban yang mulai curiga segera mengambil kembali uang tersebut dan memberikan dua lembar pecahan Rp50.000 sebagai uang penukaran.

Setelah kedua WNA meninggalkan warung, korban memeriksa kembali isi tasnya. Saat itulah korban menyadari delapan lembar uang pecahan Rp100.000 telah hilang. “Kerugian korban sekitar Rp800.000,” ujar Kompol Subadi.

Baca juga:  Sampah Masker Jadi Residu di TOSS Center

Polisi menduga aksi tersebut dilakukan dengan modus mengalihkan perhatian korban. Seorang saksi mengaku sempat melihat kedua WNA berinteraksi dengan korban. Saksi melihat korban tampak bingung dan sibuk melayani keduanya.

Karena merasa curiga, saksi kemudian memanggil korban dengan alasan hendak berbelanja. Setelah kedua WNA pergi, saksi menanyakan kemungkinan adanya barang atau uang yang hilang. Namun, saat itu korban belum menyadari kehilangan uangnya.

Kompol Subadi mengatakan, polisi telah meminta keterangan korban dan saksi serta mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Petugas juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus serupa.

Baca juga:  Pemutihan PKB Berakhir, 2019 akan Dilakukan Razia Besar-besaran

Polisi turut menelusuri informasi yang menyebutkan kedua WNA tersebut diduga pernah melakukan aksi serupa di tempat lain. Masyarakat yang merasa menjadi korban diminta segera melapor.

“Kami akan telusuri informasi tersebut. Jika ada warga yang merasa menjadi korban, kami imbau segera melapor sehingga bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas kedua WNA di warung korban telah beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, salah seorang WNA terlihat mengarahkan tangannya ke kamera CCTV saat berada di lokasi kejadian. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN