
BANGLI, BALIPOST.com – Sempat terhenti tahun lalu, proyek penataan Sasana Budaya kini kembali berlanjut. Proyek yang telah berjalan sejak sebulan lalu tersebut difokuskan pada pembangunan gedung di sisi utara.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan penataan tahun ini menggunakan anggaran sebesar Rp14.946.150.000. Proyek tersebut dikerjakan CV Bangun Pertiwi dengan masa pelaksanaan selama 120 hari.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Kabupaten Bangli, I Komang Ariana, Rabu (16/9) menjelaskan pembangunan gedung tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari bantuan keuangan khusus (BKK). Gedung yang dibangun saat ini dirancang tidak bertingkat. Gedung tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas di kawasan Sasana Budaya seperti pertemuan tertutup, perlombaan, dan acara kebudayaan lainnya.
Selain itu gedung tersebut juga akan dipergunakan sebagai kantor. Dengan adanya kantor, diharapkan kawasan sasana budaya nantinya lebih terpelihara “Rencana Disparbud di sana,” ujarnya.
Dinas PUPRperkim menargetkan pembangunan gedung tersebut rampung tahun ini. Untuk kelanjutan penataan di tahun 2027, belum bisa dipastikan.
Sebagaimana yang diketahui, sasana budaya yang sebelumnya rusak terbengkalai bertahun-tahun mulai ditata Pemkab Bangli pada 2023. Penataan tahap I meliputi pembangunan pintu masuk, penyengker dan struktur panggung terbuka. Kemudian di tahun 2024 penataan dilanjutkan dengan memfinishing panggung terbuka, tribun penonton, hingga kori kayon. Tahun 2025 pemerintah daerah tidak mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan penataan tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)










