Kebakaran yang terjadi di Jalan Siulan, Gang Sekar Bhuana, Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Siulan Gang Sekar Bhuana, Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (15/9). Rumah kontrakan dan bengkel yang ditempati M. Ali (53), ludes dilalap api. Awal kejadian diduga saat korban merakit kembang api.

Dari keterangan Ali, sebelum kejadian, ia bersama empat karyawannya sedang merakit kembang api. Kembang api tersebut merupakan pesanan untuk pertunjukan di Karangasem dan Nusa Dua.

Saat salah seorang karyawannya sedang memegang kembang api dan memasang lakban, tiba-tiba kembang api meledak. Ledakan itu memicu kobaran api yang dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat kain dan perlengkapan dekorasi lainnya yang mudah terbakar.

Baca juga:  Dua Warung dan Satu Gudang di Jalan Kebo Iwa Gianyar Terbakar

Melihat api makin besar, para karyawan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, api makin berkobar hingga tidak lagi dapat ditangani. Selanjutnya mereka menyelamatkan diri dari TKP.

“Anak saya dan satu karyawan mengalami luka bakar. Mereka sudah ditangani oleh pihak medis dan pulang ke rumah,” ujarnya.

Menurutnya, ada 24 boks kembang api yang terbakar. Kembang api tersebut bukan untuk dijual, melainkan dipersiapkan untuk pertunjukan. Bangunan tersebut selama ini digunakan untuk menyimpan perlengkapan dekorasi sekaligus merakit kembang api ketika ada pesanan.

Baca juga:  Kebakaran, Dapur Senti Ludes

Ali mengaku belum mengetahui total kerugian akibat kebakaran tersebut. “Sudah dua tahun usaha ini berjalan,” ucap Ali.

Terkait kejadian ini, sejumlah mobil pemadam Kota Denpasar dan water cannon Polda Bali dikerahkan ke TKP. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana menyampaikan, pihaknya menerima laporan kebakaran itu pukul 16.30 WITA. Selanjutnya, personel dari pos terdekat langsung bergerak ke TKP.

Baca juga:  Wanita Disabilitas Tewas Terpanggang

Sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari empat pos untuk menangani kobaran api. Selain armada pemadam, satu unit kendaraan penyelamat juga diterjunkan ke TKP. Petugas pemadam berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke bangunan warga di sekitar lokasi. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN