
BANGLI, BALIPOST.com – Tahapan demi tahapan, rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, digelar. Bertepatan dengan Sukra Umanis Menail, Jumat (11/9), sejumlah prosesi yadnya dilaksanakan secara bertahap, mulai dari Ngaturin ring Pura Banjar Lusu, Balik Sumpah Agung, hingga Melaspas Wangunan, Rsi Gana dan Mendem Pedagingan.
Ketua Umum Karya, I Gede Darmawa, Sabtu (12/9) menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Ngaturin ring Pura Banjar Lusu, Desa Adat Songan. Prosesi tersebut dipuput berdasarkan Kuna Dresta Desa Adat Songan, yakni Guru Kubayan, Jro Mangku Gede, Jro Mangku, Jro Balian, Jro Dasaran dan Jro Penyarikan.
Selanjutnya, prosesi Balik Sumpah Agung dilaksanakan di Madya Mandala Pura Hulundanu Batur. Prosesi ini dipuput oleh sejumlah sulinggih, yakni Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun dari Kedatuan Kawista Pura, Desa Belatungan, Pupuan, Ida Pedanda Gede Sogata dari Griya Buda Tianyar, Ida Pedanda Rsi Agung Kesuma Yoga dari Griya Kertha Yoga, Tulikup, Gianyar, serta Ida Pandita Dukuh Acharya Daksa dari Griya Pedukuhan Samiaga, Penatih, Denpasar.
“Pelaksanaan upacara Balik Sumpah Agung juga melibatkan pamuput berdasarkan Kuna Dresta Desa Adat Songan, yang terdiri atas Guru Kubayan, Jro Mangku Gede, Jro Mangku, Jro Balian, Jro Dasaran dan Jro Penyarikan,” katanya.
Setelah itu, rangkaian yadnya dilanjutkan dengan Melaspas Wangunan, Rsi Gana dan Mendem Pedagingan di Utama Mandala Pura Hulundanu Batur. Prosesi ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegal Jingga, Denpasar, dan Ida Pedanda Gede Swabawa Adnyana Karang dari Buda Keling.
Seperti prosesi sebelumnya, pelaksanaan Melaspas, Rsi Gana dan Mendem Pedagingan juga dilaksanakan dengan melibatkan pamuput sesuai Kuna Dresta Desa Adat Songan, yakni Guru Kubayan, Jro Mangku Gede, Jro Mangku, Jro Balian, Jro Dasaran dan Jro Penyarikan.
Rangkaian kegiatan pada hari tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai ilen-ilen sebagai bagian dari pelaksanaan karya. Pementasan Wayang dibawakan oleh Jro Dalang Puasa Pujung, sedangkan Rejang dipersembahkan oleh Dadia Banjar Anyar Dauhan, Songan.
Selain itu, turut digelar Sidakarya yang dipuput Jro Topeng Pajenengan. Suasana karya juga semakin semarak dengan penampilan Tabuh dan Baris Tumbak dari Sekaa Gong dan Pregina Dadia Banjar Anyar Danginan, Songan.
“Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari tahapan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur yang dilaksanakan secara bertahap hingga menuju puncak karya,” tambah Darmawa didampingi Ketua Pelaksana, Jro Saba. (Pramana Wijaya/balipost)










