
DENPASAR, BALIPOST.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Denpasar mencatat ada 215 kasus kebakaran hingga Agustus 2026. Dari angka tersebut, jumlah kasus tertinggi ada di bulan Agustus.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Triana, Jumat (11/9) mengatakan, pada Agustus 2026 tercatat 51 kasus kebakaran. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan kasus pada bulan-bulan sebelumnya.
Berdasarkan data dari Januari tercatat ada 26 kasus kebakaran, Februari 19 kasus, Maret 23 kasus, April 16 kasus, Mei 21 kasus, Juni 26 kasus dan Juli 33 kasus. “Tertinggi itu kemarin pada Agustus yakni sebanyak 51 kasus,” katanya.
Menurutnya, tingginya kasus kebakaran pada Agustus dipengaruhi kemarau panjang yang tengah terjadi di Bali dan puncaknya pada Agustus. Kebakaran pun kata dia, paling banyak terjadi pada lahan kososng.
Berdasarkan data yang diberikan, lokasi kebakaran terbanyak terjadi pada lahan kosong yakni 55 kasus, kemudian kebakaran lain-lain 33 kasus, kebakaran gudang sebanyak 15 kasus, kebakaran mobil dan motor 12 kasus dan lainnya. Selanjutnya, dari sisi sebaran kasus, kebakaran terbanyak terjadi di Denpasar Barat 75 kasus, Denpasar Selatan 67 kasus, Denpasar Timur 38 kasus dan Denpasar Utara 35 kasus.
Dengan belum turunnya hujan pada September ini, Triana menghimbau masyarakat untuk tetap waspada pada bencana kebakaran. Ia menekankan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah dan menjaga lingkungan. (Widiastuti/balipost)






