
NEGARA, BALIPOST.com – Sejumlah kerabat dan kolega MD (44), warga negara Polandia yang menjadi korban tenggelam, tampak hadir untuk mengikuti prosesi penyerahan jenazah dari pihak kepolisian kepada perwakilan keluarga. Proses serah terima jenazah secara resmi dilangsungkan sekitar pukul 09.00 WITA.
Sesaat setelahnya, jasad korban langsung dipindahkan ke dalam ambulans bernopol DK 1516 JG milik operasional Krematorium Bahagia.
Rombongan warga negara asing tersebut kemudian beriringan meninggalkan rumah sakit, mengawal keberangkatan jenazah menuju lokasi kremasi di Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, mengonfirmasi perihal penyerahan jasad korban kepada pihak keluarga. Berdasarkan hasil serangkaian identifikasi medis dan penyelidikan petugas, kepolisian memastikan bahwa kematian pria paruh baya tersebut murni merupakan kecelakaan laut.
“Tadi kita sudah serahkan jenazah WN Polandia tersebut ke perwakilan keluarga yang datang. Dari pemeriksaan, sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap AKP Suparta di RSU Negara.
Ia menjelaskan, MD dinyatakan meninggal dunia akibat terseret arus laut saat tengah mandi di perairan Pantai Tembles. Setelah sempat dilakukan pencarian, jasad turis mancanegara ini akhirnya ditemukan berselang beberapa hari kemudian di kawasan pesisir Pantai Air Kuning, Kecamatan Jembrana.
“Setelah proses serah terima ini rampung, pihak keluarga akan langsung melakukan kremasi jenazah di Krematorium Bahagia, Pekutatan,” pungkasnya. (Surya Dharma/balipost)










