Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Buleleng.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Petani di Kabupaten Buleleng mendapat tambahan dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Bantuan Kementerian Pertanian berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit kelapa, serta bibit kopi senilai total Rp3,49 miliar diserahkan kepada sejumlah Subak dan kelompok tani di Buleleng, Minggu (6/9).

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama di Aula Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Aspirasi DPR RI Komisi IV dan APBN.

Sebelum menyerahkan bantuan, Bupati Sutjidra bersama Adi Wiryatama menyempatkan diri memanen selada, pokcoy, dan pare. Keduanya juga melihat program lekung (lele kangkung) yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Baca juga:  Berjuang Mendapatkan yang Terbaik

Bupati Sutjidra mengatakan, bantuan alsintan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Subak dan kelompok tani. Keberadaan alat tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi petani dalam menggarap lahan sawah.

Selain itu, petani diminta memperhatikan waktu dan pola tanam bibit kopi serta kelapa agar pertumbuhan dan hasil produksinya maksimal.

“Bibitnya secara simultan kita akan tanam di bulan November, khususnya di daerah atas. Kalau sekarang musim kering, banyak yang mati,” ujar Sutjidra.

Menurut dia, tanaman kelapa juga memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi. Karena itu, pengembangan komoditas tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Di sisi lain, Pemkab Buleleng terus mendorong peningkatan mutu dan nilai ekonomi produk pertanian lokal. Salah satunya melalui fasilitasi Indikasi Geografis (IG) untuk sejumlah produk unggulan daerah.

Baca juga:  Pandemi, Petani Jeruk Kintamani Nikmati Harga Tinggi

Sutjidra menyebutkan, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan traktor kepada sejumlah Subak. Menurutnya, dukungan berupa alat dan mesin pertanian sangat dibutuhkan petani, terlebih di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Kita menyambut baik pihak-pihak yang membantu, karena memang alat dan mesin pertanian seperti ini sangat dibutuhkan petani,” katanya.

Sementara itu, I Nyoman Adi Wiryatama mengapresiasi langkah Pemkab Buleleng yang aktif menjembatani kebutuhan petani dengan pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi antusiasme para petani dalam menerima bantuan tersebut.

Ia berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Kita harapkan ke depan bantuan pemerintah ini disambut dan dipergunakan dengan baik, sehingga bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya petani yang ada di Buleleng dan Bali umumnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Pansus TRAP Keluarkan Rekomendasi untuk Jatiluwih, Satpol PP Tegaskan Pengawasan Ketat

Rinciannya, sebanyak 14 unit rice transplanter beserta tray planter diserahkan kepada 14 Subak di tujuh kecamatan, yakni Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, dan Busungbiu. Nilai bantuan ini mencapai Rp1,089 miliar.

Selanjutnya, sebanyak 55.000 bibit kelapa genjah disalurkan kepada 24 Subak/kelompok tani di enam kecamatan, yakni Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Sukasada, Banjar, dan Seririt, dengan nilai bantuan Rp650 juta.

Sedangkan 1.370.000 bibit kopi Arabika dan Robusta diberikan kepada 44 Subak/kelompok tani di lima kecamatan, yakni Busungbiu, Sukasada, Sawan, Banjar, dan Kubutambahan. Nilai bantuan mencapai Rp1,755 miliar (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN