Beragam layangan Bali menghiasi langit Pantai Mertasari pada hari pertama Denpasar Kita Festival, Sabtu (29/8). (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Langit Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar dipenuhi layangan tradisional Bali, Sabtu (29/8). Sebanyak 763 layangan diterbangkan pada hari pertama pelaksanaan Denpasar Kite Festival ke-10 Tahun 2026 yang digelar oleh Pelangi Denpasar.

Ratusan layangan yang diterbangkan pada hari pertama terdiri atas beragam jenis layangan tradisional Bali, yakni Bebean, Pecukan, dan Janggan. Festival Festival yang berlangsung hingga Minggu (30/8) ini menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi melayangan Bali sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas para pelayang, komunitas, dan generasi muda di Kota Denpasar.

Baca juga:  LPD Perlu Perkuat Kerja Sama dan Kuasai IT

Ketua Umum Pelangi Denpasar, Ir. I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan, beragam jenis layangan tersebut terbagi dalam kategori yakni plastik, remaja, dan dewasa. “Layangan bebean khas Sanur turut ditampilkan dalam festival. Jenis layangan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan kegiatan di Pantai Mertasari. Kehadirannya juga menunjukkan keberadaan tradisi melayangan yang masih berkembang di kawasan Sanur,” katanya.

Wandira mengatakan Denpasar Kite Festival menjadi ruang untuk menjaga tradisi melayangan sekaligus mendorong kreativitas generasi penerus. Menurutnya, keberagaman jenis dan kategori layangan yang ditampilkan dalam festival menunjukkan tradisi melayangan masih mendapat tempat di tengah masyarakat. Tradisi tersebut juga terus berkembang melalui kreativitas para pelayang.

Baca juga:  Pj Gubernur Bali Ungkap Alasan Investor Tertarik Danai "Bali Subway"

Dalam festival ini nampak pula diterbangkan layangan kreasi tiga dimensi (3D) dan flat. Para peserta menampilkan beragam bentuk dan desain layangan dengan tetap mempertahankan karakter seni layangan Bali.

Sejumlah layangan berukuran besar atau big size juga ikut diterbangkan. Layangan kategori ini memiliki bentang sayap lebih dari enam meter sehingga tampak mencolok saat berada di udara dan menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar Pantai Mertasari. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Diduga Korban Banjir Bandang, Jasad di Jl. Kertanegara Ditemukan di Tumpukan Sampah
BAGIKAN