Sarana yang dipersiapkan untuk pelayanan rawat inap di Puskesmas Bebandem awal September 2026.(BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Puskesmas Bebandem terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, dalam memaksimalkan pelayanan ke depannya, dalam waktu dekat Puskesmas Bebandem bakal mulai membuka pelayanan rawat inap kepada pasien yang menjalani pengobatan.

Kepala Puskesmas Bebandem, Ni Nyoman Sri Wedayanti, mengungkapkan, dalam waktu dekat bakal membuka pelayanan rawat inap bagi pasien yang menjalani pengobatan ke Puskesmas Bebandem. “Per 1 September kita akan mulai membuka layanan rawat inap,” ujarnya.

Sri Wedayanti mengatakan, dalam pelayanan rawat inap di Puskesmas Bebandem nantinya, tetap mengacu kriteria berdasarkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketersedian sarana prasaran yang ada di Puskesmas. “Pada dasarnya, rawat inap yang bisa diselesaikan atau ditangani di Puskesmas akan dilakukan rawat inap, kalau memang tidak bisa kita tangani, maka akan dirujuk,” katanya.

Baca juga:  Korban Jiwa COVID-19 di Bali Masih Bertambah!! Kumulatif Kasus Positif Hampir 7.000 Orang

Menurut Sri Wedayanti, pihaknya juga telah membuat mekanisme pelayanan rawat ini. Nantinya, masyarakat bisa mengikuti alur yang sudah ditetapkan. “Kita sudah membuat alur pasien rawat inap. Jadi, masyarakat yang menderita sakit yang bisa diselesaikan di Puskesmas Bebandem supaya bisa berobat ke puskesmas,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bebandem, I Gusti Ngurah Wiranata menjelaskan, perlunya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelayanan rawat inap nantinya yang mulai dijalankan per 1 September 2026. Sehingga, masyarakat khususnya warga Bebandem dapat mengetahui adanya pelayanan rawat inap ini.

Baca juga:  Rawat Pasien Infeksi Virus Termasuk Corona, Segini Jumlah Ruang Disiapkan di RSUP Sanglah

“Pelayanan rawat inap nantinya disesuaikan dengan ketersediaan atau kemapuan SDM dan sarana prasarana yang dibutuhkan di Puskesmas. Bagi pasien yang masih bisa ditangani dan diselesaikan di puskesmas, maka pasien bisa menjalani dirawat inap. Kalau memang belum bisa, kita rujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Dibagian lain, bagian humas RSUD Karangasem, Ida Ayu Arisanti menjelaskan, dengan dibukanya layanan rawat inap ini nantinya, diharapkan lebih cepat mendapat pertolongan pertama kepada pasien. Ia juga menilai, dengan adanya layanan rawat ini dapat mengurangi adanya penumpukan pasien di rumah sakit. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Diminati, Layanan Paspor Simpatik di Imigrasi Denpasar
BAGIKAN