Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Memasuki hari ke-18, Bali masih melaporkan kabar duka karena bertambahnya korban jiwa COVID-19. Jumlah kumulatif kasusnya pun kini sudah hampir mencapai 7.000 orang.

Website infocorona milik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengalami error dan hanya menunjukkan angka 0 kasus. Namun dari data yang diakses di https://pendataan.baliprov.go.id, terlihat bahwa sudah ada update terbaru untuk hari ini.

Mengutip data tersebut, terdapat penambahan korban jiwa akibat COVID-19 sebanyak 10 orang. Kumulatif korban jiwa COVID-19 kini mencapai 161 orang dari sehari sebelumnya 151 orang. Rinciannya 159 WNI dan 2 WNA.

Baca juga:  Sambut Lebaran 2017, Lebih dari 175 BTS Dibangun di Bali Nusra

Bangli kembali mencatatkan kasus meninggal terbanyak dengan jumlah 3 orang. Terdapat dua kabupaten yang melaporkan kasus kematian sebanyak dua orang, yakni Gianyar dan Buleleng. Sedangkan 3 kabupaten melaporkan tambahan 1 kasus, yakni Jembrana, Badung, dan Klungkung.

Tak hanya kasus kematian yang bertambah, kasus baru juga bertambah. Jumlahnya mencapai 144 orang. Kumulatif kasus yang ditangani Bali kini mencapai 6.978 orang.

Selain itu terdapat 92 pasien COVID-19 yang sudah sembuh. Jumlahnya lebih sedikit dari tambahan kasus baru. Total kasus sembuh kini mencapai 5.529 orang.

Baca juga:  Gedung Biro Hukum dan HAM di Kantor Gubernur Bali Kebakaran

Kasus aktif sebanyak 1.288 orang. Mereka dirawat dan dikarantina di 17 RS dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.