Truk yang terguling dengan barang bawaan berserakan dan sempat mengakibatkan kemacetan di jalur menuju pelabuhan, Kamis (27/8) pagi. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, mengakibatkan kemacetan jalur utama, Kamis (27/8) pagi. Sebuah truk jenis Colt Diesel bernomor polisi AG 8237 UT terguling di wilayah Banjar Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, usai disenggol oleh kendaraan bus yang langsung kabur dari lokasi kejadian.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.00 WITA ini sempat membuat arus lalu lintas dari dan menuju Pelabuhan Gilimanuk mengalami kemacetan, hingga kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup dan penutupan jalur secara total saat proses evakuasi.

Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi membenarkan lakalantas melibatkan truk tersebut. Peristiwa bermula ketika truk angkutan barang yang dikemudikan oleh N. Senepi (44), warga asal Mojokerto, Jawa Timur, melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Baca juga:  Awasi Jajanan Takjil, BPOM Uji Puluhan Sample di Tabanan

Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di sekitar Jembatan Tukad Awen III kilometer 118-119, truk bergerak stabil di jalurnya usai melewati tikungan ke kiri. Namun secara mengejutkan, dari arah berlawanan (Gilimanuk menuju Denpasar), muncul sebuah bus yang belum diketahui identitasnya berupaya mendahului kendaraan lain.

“Lantaran jarak yang sudah terlampau dekat, pengemudi bus berupaya kembali ke lajurnya. Namun, bodi bus sempat menyenggol bagian belakang truk hingga mengakibatkan pengemudi truk kehilangan kendali,” terang Kompol I Putu Suarmadi, Kamis (27/8).

Baca juga:  Truk Pupuk Sekam Terguling di Jalur Penelokan

Akibat benturan keras tersebut, truk bermuatan buku dan kertas rongsokan itu langsung oleng dan terguling di bahu jalan sebelah kiri dengan posisi kabin kendaraan berbalik menghadap ke arah timur. Kaca pintu bagian kanan truk pecah. Pengemudi truk mengalami luka ringan, memar di bagian badan dan dalam kondisi sadar.

Guna memperlancar arus lalu lintas, petugas Polsek Melaya langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Arus kendaraan sempat diberlakukan sistem buka-tutup, sebelum akhirnya ditutup total pada pukul 10.30 WITA untuk memberi ruang bagi mobil derek mengevakuasi badan truk serta melakukan pengemasan ulang barang muatan yang berserakan.

Baca juga:  Sidak di Badung, Tim Temukan Pangkalan Jual LPG 3 Kg di Atas HET

“Kendaraan sudah berhasil dipinggirkan ke tempat yang aman dan tidak lagi mengganggu bahu jalan. Saat ini arus lalu lintas dari kedua arah, baik barat maupun timur, sudah kembali normal dan lancar,” tambah Kapolsek.

Saat ini, kasus kecelakaan tabrak lari tersebut telah dilimpahkan dan ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut guna melacak identitas bus yang terlibat. (Surya Dharma/balipost)

 

BAGIKAN