
SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 40 petarung muda dari sejumlah desa di Kecamatan Gerokgak, Buleleng, ambil bagian dalam kejuaraan Muaythai Sunset Fight Vol. 4, Sabtu (22/8). Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus menjaring calon atlet Muaythai potensial.
Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan olahraga Muaythai hingga ke wilayah perdesaan. Antusiasme peserta dan masyarakat menjadi salah satu alasan kegiatan ini kembali digelar setelah pelaksanaan tahun sebelumnya mendapat respons positif.
Ketua Panitia Sunset Fight Vol. 4, Putu Darmawan, mengatakan kegiatan tahun ini kembali terlaksana atas tingginya minat para petarung muda. Setelah pelaksanaan pada 2025 mendapat perhatian masyarakat, para peserta mendorong agar kejuaraan serupa kembali digelar.
“Setelah sukses dilaksanakan tahun 2025 dan mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat, para petarung muda terus meminta agar kegiatan ini kembali dilaksanakan tahun ini,” ujar Putu Darmawan.
Menurut dia, Sunset Fight tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses penjaringan bibit atlet Muaythai, khususnya dari wilayah Buleleng Barat.
Para petarung yang menunjukkan kemampuan terbaik berpeluang mendapatkan pembinaan lebih lanjut bersama Muaythai Taru Jagat. Hasil kejuaraan juga akan menjadi bahan evaluasi bersama Pengkab Muaythai Indonesia Buleleng untuk memetakan potensi atlet yang dapat diarahkan ke jenjang kompetisi lebih tinggi.
“Kami berharap dari kejuaraan ini muncul bibit-bibit petarung muda yang nantinya bisa dibina dan meraih prestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga ke jenjang yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Sunset Fight Vol. 4 juga disampaikan Ketua Umum Pengkab Muaythai Indonesia Buleleng, I Wayan Tarik Adnyana. Ia mengapresiasi langkah klub binaan Pengkab MI Buleleng yang mampu menggelar kompetisi secara mandiri dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Menurut Tarik Adnyana, penampilan para petarung dalam kejuaraan tersebut akan menjadi perhatian bidang pemantauan minat dan pembinaan prestasi (Binpres) Muaythai Indonesia Buleleng. Potensi yang terlihat selama pertandingan nantinya dapat diarahkan untuk mengikuti pembinaan secara berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan salah satu club binaan Pengkab MI Buleleng ini. Dari hasil kejuaraan ini nantinya bidang pemantauan minat dan Binpres akan melihat potensi para petarung untuk kemudian diarahkan dan dibina ke tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.
Selain kompetisi, Sunset Fight Vol. 4 diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda di Buleleng Barat. Melalui olahraga, para pemuda dapat menyalurkan energi, minat, dan bakat sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
“Ajang-ajang seperti Sunset Fight, bibit-bibit petarung muda diharapkan dapat terus bermunculan dan mengukir prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Yuda/balipost)










