Pelatihan International Civil Aviation Organization Government Safety Inspector (ICAO GSI) Operations-Air Operator Certification Angkatan ke-2 di Tangerang, Banten. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat pengawasan keselamatan penerbangan melalui pelatihan International Civil Aviation Organization (ICAO) Government Safety Inspector yang diikuti 16 inspektur dari enam negara kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kemenhub, ICAO, serta US FAA-Boeing dalam rangka memperkuat kapasitas pengawasan keselamatan penerbangan di kawasan Asia-Pasifik,” kata Kepala Bidang Pendidikan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) Kemenhub I Gusti Agung Ayu Mas Oka di Jakarta, Minggu (23/8).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, pelatihan International Civil Aviation Organization Government Safety Inspector (ICAO GSI) Operations-Air Operator Certification Angkatan ke-2 di Tangerang, Banten, diikuti 16 inspektur penerbangan dari enam negara, yakni Indonesia, Vietnam, Nepal, Thailand, Sri Lanka, dan Papua Nugini.

Baca juga:  Didukung BRINita, Kelompok Tani Ini Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Produktif

Pelatihan yang dilaksanakan di PPSDMPU ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis inspektur otoritas penerbangan sipil dalam melaksanakan sertifikasi operator udara (air operator certification) dan pengawasan operasional penerbangan (flight operations oversight) sesuai dengan standar keselamatan internasional ICAO.

Dia berharap pengetahuan dan best practices yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara efektif di organisasi masing-masing demi terwujudnya sistem pengawasan operasional transportasi udara yang lebih aman.

Baca juga:  Disarankan, Tutup Sementara Penerbangan Reguler ke Indonesia

Selain memberikan pembekalan teknis berbasis kompetensi, pelatihan juga mencakup latihan praktis, evaluasi, dan studi kasus. Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan instruktur penerbangan regional.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Sokhib Al Rokhman menegaskan penguatan kapasitas sumber daya manusia penerbangan harus dilanjutkan melalui penerapan kompetensi di lapangan.

Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai negara Asia-Pasifik menunjukkan pentingnya kerja sama regional dalam pengawasan keselamatan penerbangan.

Baca juga:  Erupsi Gunung Agung Tak Pengaruhi Penerbangan

Pelatihan itu dilanjutkan dengan tahap On-the-Job Training (OJT) untuk membangun kelompok instruktur regional yang kompeten, sehingga pengawasan keselamatan yang efektif dan berkelanjutan dapat terus diperkuat di wilayah Asia-Pasifik.

Melalui pelatihan itu, Kemenhub terus memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia penerbangan sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan keselamatan penerbangan di tingkat nasional dan regional.

“Sinergi internasional ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung terciptanya penerbangan yang aman, selamat, dan berstandar internasional,” kata Sokhib. (kmb/balipost)

BAGIKAN