
MANGUPURA, BALIPOST.com – Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Jaw Barat, hingga pukul 17.30 WITA, tercatat 29 penerbangan dari Bandara Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, dibatalkan. Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai memperketat pengamanan di area Terminal Domestik.
“Peningkatan pengamanan ini menyusul adanya pembatalan sejumlah penerbangan rute Denpasar menuju Jakarta yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Krakatau,” ujar Kasi Humas Polres Bandara Ngurah Rai, Ipda Gede Suka Artana, Senin (7/9).
Menurutnya kondisi tersebut berpotensi menimbulkan penumpukan calon penumpang di area terminal, sehingga Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengoptimalkan pengamanan dan pengaturan di sejumlah titik. Personel kepolisian melakukan pemantauan situasi di area keberangkatan serta memberikan pelayanan kepada para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas di terminal tetap berjalan aman, tertib dan kondusif. “Kami mengoptimalkan pengamanan dan pengaturan di area Terminal Domestik untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan penumpang maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Ipda Suka seizin Kapolres Bandara Ngurah Rai, AKBP I Made Hendra Agustina.
Ia menambahkan personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada calon penumpang agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak maskapai maupun pengelola bandara terkait perkembangan jadwal penerbangan. Selain itu tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari petugas bandara dan informasi resmi maskapai.
Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama stakeholder terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan pola pengamanan apabila terjadi perubahan kondisi maupun peningkatan aktivitas penumpang di Terminal Domestik Bandar Udara Ngurah Rai. (Kerta Negara/balipost)










