
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Jumat (21/8) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Bali akan dilengkapi SWMS hingga Gubernur Koster tegaskan komitmen bantu NTT pulihkan dampak gempa.
1. Antisipasi Banjir Besar Terulang, Bali akan Dilengkapi SWMS
Denpasar (Bali Post) –
Upaya antisipasi terulangnya banjir besar yang melanda Bali pada September 2025 lalu dilakukan dengan penyiapan Smart Water Management System (SWMS).
Saat ini telah memasuki tahap pengadaan peralatan teknis untuk memantau curah hujan dan level air sungai. Dengan SWMS, sistem peringatan dini dapat dilakukan dengan cepat dan terintegrasi.
Jika curah hujan tinggi, pelepasan air waduk dapat dilakukan segera.
2. Peralihan PPPK Penuh Waktu Jadi PNS Masih Wacana, Pemprov Tunggu Regulasi
Denpasar (Bali Post) –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait wacana perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu menjadi
Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta perubahan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh
waktu.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, mengatakan informasi mengenai perubahan status tersebut hingga kini masih sebatas wacana yang berkembang di masyarakat.
Pemprov Bali belum menerima dokumen atau surat resmi dari pemerintah pusat yang dapat menjadi dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.
3. Sikapi Isu Rasisme, Sejumlah Tokoh Gelar Diskusi ”Menjaga Bali”
Denpasar (Bali Post) —
Sejumlah tokoh masyarakat, adat, budaya, politik dan praktisi di Bali berkumpul dalam diskusi bertajuk “Menjaga Bali” di Denpasar, Kamis (20/8).
Pertemuan yang dimoderatori oleh tokoh masyarakat Anak Agung Kartika tersebut dihadiri oleh lintas tokoh mulai dari politisi, budayawan, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan (ormas), elemen kepemudaan, paguyuban pecalang, praktisi, hingga jajaran Intelkam Polda Bali.
4. Alokasi Dana untuk KDKMP Dikhawatirkan Persempit Ruang Fiskal Desa
Denpasar (Bali Post) –
Kebijakan pemerintah mengarahkan sebagian Dana Desa 2026 untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai sorotan akademisi.
Kebijakan tersebut dinilai berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah desa dalam menentukan program pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
Pengamat Ekonomi sekaligus Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional Universitas Warmadewa (Unwar), Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si., menilai pengalihan sebagian
Dana Desa untuk KDKMP telah mengubah struktur belanja di tingkat desa secara signifikan.
5. Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Bantu NTT Pulihkan Dampak Gempa
Labuan Bajo (Bali Post) —
Solidaritas dan koordinasi antardaerah di kawasan Nusa Tenggara diperkuat menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).
Hal itu ditandai dengan pertemuan tiga gubernur, yakni Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, di Pos Penanganan Bencana Flores, Labuan Bajo, Kamis (20/8). (*)










