Kondisi Pasar Mentigi, Nusa Penida, yang akan direvitalisasi. (BP/istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Relokasi pedagang Pasar Mentigi, Kecamatan Nusa Penida, mulai dilakukan. Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati, Tjokorda Gde Surya Putra dan Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma Putra meninjau langsung proses pemindahan pedagang serta kesiapan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Mentigi, Selasa (18/8).

Bupati Satria di sela-sela peninjauan mengatakan, relokasi ratusan pedagang Pasar Mentigi ke TPS sudah mulai dilakukan sejak Sabtu (15/8). Langkah ini dilakukan agar lahan Pasar Mentigi yang lama segera dikosongkan sehingga tahap konstruksi fisik dapat dimulai.

Untuk memastikan proyek penataan infrastruktur perdagangan tersebut berjalan lancar, Bupati Satria meminta kontraktor pelaksana, PT Pandu Jaya Karya segera berkoordinasi menentukan hari baik atau dewasa ayu untuk pelaksanaan perataan lahan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Pasar Mentigi.

Baca juga:  Dua Tersangka Kasus Biogas Nusa Penida Ditahan

“Kami minta pihak kontraktor pelaksana agar segera mencari hari baik untuk peletakan batu pertama. Selain itu, mengenai kenyamanan di tempat penampungan sementara, saya instruksikan agar dilakukan perabatan ringan atau rabat beton,” tegas Satria.

Menurut bupati asal Nusa Penida ini, rabat beton diperlukan agar kondisi TPS tetap nyaman selama proses relokasi berlangsung. Saat musim kemarau, area TPS diharapkan tidak berdebu. Sedangkan ketika musim hujan, kawasan tersebut tidak menjadi becek. “Hal ini penting mengingat proses relokasi ini akan berlangsung cukup lama sampai seluruh proyek pembangunan Pasar Mentigi selesai dikerjakan,” imbuhnya.

Baca juga:  Warung Babi Guling di Negara Diserbu Warga, Ratusan Porsi Gratis Ludes

Untuk diketahui, revitalisasi Pasar Mentigi merupakan salah satu program strategis Pemkab Klungkung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP). Pembangunan pasar ini diharapkan mampu meningkatkan sarana perekonomian masyarakat sekaligus mendukung potensi pariwisata di kawasan Kepulauan Nusa Penida.

Proyek revitalisasi Pasar Mentigi dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2026 dialokasikan anggaran sekitar Rp45,6 miliar. Sementara, tahap kedua pada 2027 dialokasikan sekitar Rp52 miliar.

Baca juga:  Kasus Dugaan Proyek Fiktif, Ini yang Dilakukan Unit Tipikor Polres Klungkung

Dengan demikian, total anggaran pembangunan Pasar Mentigi mencapai hampir Rp98 miliar. Pekerjaan fisik dilaksanakan PT Pandu Jaya Karya dengan konsultan pengawas CV Jaya Desain. Proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan 180 hari kalender.

Bupati Satria berharap para pedagang dan masyarakat Nusa Penida memberikan dukungan selama masa transisi pembangunan. “Kami berharap revitalisasi ini menghasilkan fasilitas pasar yang lebih modern, representatif, bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” ujarnya. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN