Seorang petani menanam bibit padi di lahan pertanian di Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Berpikir Rasional, Ini Tujuh Zodiak yang Sulit Dipengaruhi

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 15 Agustus 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Babi Munggah
Tidak baik untuk bercocok tanam.

Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Dina Mandi
Baik untuk upacara penyucian diri, memberikan petuah-petuah, membuat jimat.

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 3 November 2025, Cek Lokasinya

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Katemu
Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.

Naga Naut
Tidak baik untuk dewasa ayu.

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dan lain-lain) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain).

Semut Sedulur
Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Membuat Jaring, Berikut Ala Ayuning Dewasa 1 Januari 2026
BAGIKAN