Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa meminta penyebab dua kecelakaan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Timur dikaji lebih dalam. Hasil kajian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Kecelakaan terjadi dua kali dalam rentang waktu sekitar 30 menit pada Kamis (13/8) dini hari. Salah satu kecelakaan melibatkan mobil mewah yang menabrak barrier atau pembatas jalan.

Agus Arya Wibawa mengatakan, lokasi kejadian berada di jalan nasional yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat dalam hal ini kementerian Perhubungan Satker Balai Jalan Nasional. Menurutnya, pembatas jalan yang terpasang di kawasan tersebut juga telah mendapat izin dari pihak terkait.

Baca juga:  Pemprov Bali Setujui Pemanfaatan Lahan untuk TPA di Gerokgak

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan memasang pembatas jalan setelah sebelumnya muncul keluhan mengenai kemacetan di kawasan tersebut tepatnya di sekitar Mall Living World. Pemasangan dilakukan atas seizin Balai Jalan Nasional.

“Apapun yang kita lakukan di areal atau kewenangan Balai Jalan, itu harus seizin dari Kementerian Perhubungan melalui Balai Jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi usai apel peringatan HUT Provinsi Bali, di Lapangan Lumintang, Jumat (14/8).

Terkait kecelakaan yang terjadi beruntun tersebut, pihaknya telah menugaskan Dinas Perhubungan untuk mempelajari penyebab sebenarnya. Kajian dilakukan untuk mengetahui apakah kecelakaan berkaitan dengan keberadaan median jalan maupun faktor lainnya. “Kami sedang tugaskan Dinas Perhubungan kami untuk mempelajari apa sebenarnya penyebab sejatinya. Apakah karena ada median, tidak isi penerang itu atau bagaimana,” katanya.

Baca juga:  Dua Perkara Korupsi LPD Segera Masuk Pembuktian

Agus Arya menyebut, berdasarkan pengecekan di lapangan, median jalan tersebut telah dilengkapi penerangan. Ia juga mengatakan median sudah cukup lama terpasang dan lampu penerangannya dinilai cukup baik saat kejadian.

Selain itu, pihaknya menerima informasi bahwa salah satu kecelakaan diduga terjadi karena pengendara berupaya menghindari kerumunan. Sementara, pada kejadian lainnya, terdapat informasi mengenai sepeda motor yang diduga melakukan manuver menghindar. Meski demikian, ia menegaskan penyebab kecelakaan masih dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Baca juga:  Karena Ini, Kasus Pembunuh Bayi Kembar Dilimpahkan ke Polresta

Hal tersebut untuk memastikan apakah kecelakaan disebabkan kondisi median jalan atau faktor kelalaian pengendara. “Kami berkoordinasi dengan kepolisian, apakah kalau memang penyebabnya adalah benar-benar murni median jalan, seyogianya kejadian pasti sering terjadi,” ujarnya.

Menurut Agus Arya, dua kecelakaan yang terjadi dalam waktu berdekatan menjadi perhatian pemerintah kota. Karena itu, penyebabnya akan dipelajari lebih lanjut sebagai bahan evaluasi terhadap kondisi dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut. (Widiastuti/bisnisbali)

 

BAGIKAN