Sebanyak 75 anggota Paskibraka Kabupaten Gianyar 2026 memantapkan persiapan menjelang Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gianyar tahun 2026 terus memantapkan persiapan menjelang Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh anggota kini tengah menjalani pemusatan latihan dan karantina ketat yang berlangsung sejak 31 Juli hingga 18 Agustus 2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gianyar, Komang Alit Adnyana dikonfirmasi Rabu (12/8) menjelaskan bahwa selama karantina para peserta tidak hanya digembleng secara fisik melalui latihan PBB di pagi dan sore hari, tetapi juga dibentuk mental, karakter, serta kemandiriannya.

“Yang dibangun bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga mental dan kebersamaan. Mereka berasal dari latar belakang berbeda, sehingga harus bisa menyatukan rasa agar kompak saat menjalankan tugas. Para anggota juga dilatih mandiri hingga mendapat pembekalan wawasan kebangsaan dari Kodim, Polres, dan Kementerian Agama,” ujar Alit Adnyana.

Baca juga:  Per September 2023, Peredaran Uang Lewat Pinjol Capai Rp55,69 Triliun

Proses seleksi Paskibraka tahun ini berlangsung transparan dan ketat sejak bulan Maret, menjaring 280 pendaftar dari berbagai sekolah. Selain 75 anggota yang bertugas di tingkat kabupaten, sebanyak tujuh pelajar Gianyar juga berhasil lolos untuk bertugas di tingkat Provinsi Bali. Program ini turut mendapat atensi penuh dari Bupati Gianyar Agus Mahayastra dan dikawal langsung oleh Sekda Gianyar Gusti Bagus Widya Utama.

Momen sakral pengibaran dan penurunan bendera tahun ini terasa istimewa bagi SMA Negeri 1 Sukawati (Suksma). Dua siswinya berhasil terpilih menduduki posisi krusial sebagai pembawa baki.

Baca juga:  Kemerdekaan dan Futurologi Indonesia

Nanda Samhita Damarani, siswi asal Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, dipercaya sebagai pembawa baki pada Upacara Pengibaran Bendera. Anak dari pasangan I Nyoman Susastera dan Ni Kadek Suryati ini mengaku bersyukur dan siap memberikan penampilan terbaiknya.

Sementara itu, tugas sebagai pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera dipercayakan kepada I Gusti Agung Diviantari Putri, siswi asal Banjar Seseh, Desa Singapadu. Putri dari pemandu wisata I Gusti Agung Putra Antara dan Ni Made Sumawati ini membuktikan bahwa kedisiplinan dan kerja keras mampu mengantarkannya mengemban amanah besar tersebut.

Baca juga:  Cegah Meluasnya Transmisi Lokal, Warga di Dua Banjar Ini Dites Cepat

Tim Pengibaran Bendera meliputi Nanda Samhita Damarani, SMA Negeri 1 Sukawati (Pembawa Baki), Ida Bagus Gede Ari Surya Darma, SMA Negeri 1 Gianyar, Anak Agung Gede Parama Kristanta, SMA Negeri 1 Gianyar, I Komang Adi Wijaya Putra, SMK PGRI 1 Gianyar.

Tim Penurunan Bendera meliputi I Gusti Agung Diviantari Putri, SMA Negeri 1 Sukawati (Pembawa Baki), Putu Bawa Suwiardinata, SMK Singamandawa, I Made Riski Abhirama, SMA Negeri 1 Gianyar, Anak Agung Gede Agung Dhananjaya, SMK Negeri 1 Gianyar.

Melalui pembinaan berjenjang ini, Pemkab Gianyar berharap para purna-Paskibraka kelak dapat menjadi teladan dan menginspirasi generasi muda di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN