Pemerintah Kabupaten Badung menghadirkan program Beasiswa Nak Badung 2026 dengan cakupan yang luas. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Ribuan kuota Beasiswa Nak Badung masih belum terisi. Hingga Rabu (12/8), baru 2.263 siswa yang menuntaskan pendaftaran, sementara pemerintah menyiapkan 9.525 kursi penerima beasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, mengatakan perpanjangan pendaftaran dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang masih mengalami kendala saat mendaftar. Sebelumnya, pendaftaran Beasiswa Nak Badung dijadwalkan berakhir pada 8 Agustus 2026. Namun, pemerintah kembali membuka pendaftaran hingga 15 Agustus 2026.

“Perpanjangan masa pendaftaran saat ini kami perpanjang sampai 15 Agustus. Ini karena masih ada siswa yang mengalami kendala pendaftaran,” ujar Dwipayana, seizin Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, saat dikonfirmasi Rabu (12/8).

Baca juga:  Penjelasan Zonasi dan Domisili

Dwipayana menjelaskan, setelah masa pendaftaran berakhir, proses akan berlanjut pada tahap verifikasi oleh pihak sekolah. Selanjutnya, usulan penerima akan disampaikan kepada Bupati Badung sebelum menjalani verifikasi akhir oleh tim pengelola program. “Setelah pendaftaran selesai akan dilanjutkan proses verifikasi sekolah, kemudian diusulkan kepada Bapak Bupati, dan terakhir diverifikasi oleh tim pengelola,” ungkapnya.

Program Beasiswa Nak Badung memberikan sejumlah bentuk bantuan kepada siswa SMA/SMK. Bantuan tersebut mencakup biaya SPP atau sumbangan pendidikan, biaya personal pendidikan, serta seragam sekolah. Meski demikian, calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan. Siswa wajib sudah diterima di sekolah yang diakui. Selain itu, usia maksimal penerima 18 tahun pada Juli tahun berjalan. Orang tua siswa juga harus tinggal secara berturut-turut di Kabupaten Badung.

Baca juga:  Ada 11 Sekolah Direkomendasikan Terima Siswa Lebihi Daya Tampung, Disdikpora Bangli Ungkap Alasannya

Calon penerima juga tidak boleh menerima beasiswa dari program lain serta tidak terdaftar di sekolah yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan asing. “Kerjasama dengan lembaga pendidikan asing yang dimaksud, dalam bentuk kurikulum, akademik, maupun beasiswa,” paparnya.

Dwipayana mengimbau siswa yang memenuhi persyaratan agar segera menyelesaikan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman beasiswa.badungkab.go.id.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Badung dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Badung. “Melalui program beasiswa ini, akses ke pendidikan berkualitas akan semakin mudah didapatkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga:  Renovasi Bangunan Sekolah Dimulai, Proses Belajar Diberlakukan Double Shift

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa, Dwipayana berharap siswa yang telah membuat akun segera menuntaskan proses administrasi sehingga dapat mengikuti tahapan seleksi dan verifikasi penerima Beasiswa Nak Badung.(Parwata/balipost)

BAGIKAN