Darius (kanan) penumpang selamat KMP Putri Yasmin, di depan posko penyelamatan, Dermaga Lembar, Lombok Barat. (BP/kmb)

MATARAM, BALIPOST.com – Tragedi terbakarnya KMP Putri Yasmin pada Rabu (12/8) menyisakan cerita tragis. Satu korban diduga penumpang kapal meninggal dunia dan beberapa lainnya telah dievakuasi.

Darius, salah satu penumpang selamat, asal Sumba menceritakan kronologi saat tragedi kapal KMP Yasmin terbakar. Ia mengungkapkan, dirinya saat itu sedang terjaga saat kepulan asap terlihat di salah badan kapal.

“Yang lain masih tidur. Saya nggak tidur,” ujarnya, Rabu (12/8).

Setelah menyadari kapal terbakar, ia dan sejumlah penumpang lain mengambil pelampung lalu segera menceburkan diri ke laut.

Baca juga:  Jelang Pilkada 2024, PDIP Intens Bangun Komunikasi Dengan Semua Parpol

“Di laut hampir tiga jam-an,” ungkapnya.

Ia menuturkan, hampir semua penumpang ikut menceburkan diri ke laut saat kejadian berlangsung. Saat di laut itu kondisinya begitu mencekam dan chaos, tutur Darius. Ia bahkan, sempat meneguk air laut akibat panik.

“Banyak yang teriak-teriak saat itu. Saya sempat minum air laut,” ungkapnya.

Butuh tiga jam lebih ia dan penumpang lain diselamatkan oleh pihak terkait. Setelah hampir semua korban diselamatkan, Darius dan satu kawannya akhirnya ikut dibawa ke tepian.

Baca juga:  Sofjan Hidajat Raih "Indonesia Most Admired CEO 2017"

“Terakhir kita naik,” tuturnya.

Sukur, Darius dan satu kawan selamat tanpa ada luka serius. Namun, ia mengatakan, semua barang bawaannya termasuk motor dan pakaiannya ikut hangus terbakar.

“Hanya barang-barang yang ketinggalan dan motor hangus,” terangnya.

Darius merupakan salah satu penumpang KMP Putri Yasmin asal Sumba. Ia dan kawannya berangkat dari pelabuhan Padang Bai dan hendak pulang ke Sumba.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Lembar, Syamsurizal yang dikonfirmasi media menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait jumlah penumpang yang dievakuasi.

Baca juga:  Kisah Penumpang Selamat KMP Tunu Pratama Jaya: Terombang-ambing 6 Jam, Pegang Batako Ringan

“Ada satu korban (meninggal), kita belum bisa pastikan itu penumpang KMP Putri Yasmin, karena masih diidentifikasi oleh teman-teman kepolisian,” terangnya.

Pihaknya juga belum mendapatkan informasi akurat terkait korban yang diduga meninggal dunia maupun selamat dalam insiden kebakaran  KMP Putri Yasmin.

Yang pasti dari hasil evakuasi sementara yang dilakukan tim dari tiga orang yang dievakuasi, satu orang meninggal dunia. “Cuma satu orang (meninggal), dua orang lainnya selamat,” ujarnya. (kmb/suarantb)

BAGIKAN