Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) agar berjalan secara demokratis, inklusif, dan aman. KPU memastikan hak pilih masyarakat terlindungi sepenuhnya, termasuk bagi warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

​Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura dikonfirmasi Rabu (5/8) menyatakan bahwa warga yang belum masuk DPT tidak perlu khawatir kehilangan hak suaranya pada hari pemungutan suara.

Baca juga:  Karangan Bunga Ucapan Selamat Hiasi Kantor Bupati Bangli

​”Kami menyosialisasikan dan merekomendasikan agar masyarakat yang belum masuk DPT tetap difasilitasi untuk menggunakan hak pilihnya. Cukup menunjukkan KTP elektronik yang sah sesuai dengan domisili setempat pada hari pemungutan suara,” ujar Wayan Mura.

​Selain jaminan perlindungan hak pilih, Wayan Mura menekankan pentingnya profesionalisme serta netralitas aparat keamanan. Ia mengingatkan agar TNI dan Polri fokus menjalankan tugas utamanya sebagai alat pertahanan dan keamanan negara guna menjaga situasi tetap kondusif.

Baca juga:  Bawaslu Minta KPU Pastikan Hak Pilih Pengungsi Gunung Agung

​”Kehadiran TNI dan Polri sangat vital untuk mengayomi, menjaga ketertiban, dan menjamin stabilitas keamanan selama proses perhelatan politik desa. Penegakan fungsi ini menjadi kunci agar Pilkel terbebas dari intervensi atau prasangka yang dapat memicu gesekan di tengah warga,” tegasnya.

​Menjelang puncak pelaksanaan Pilkel, KPU Gianyar mengimbau seluruh lapisan masyarakat, pasangan calon kepala desa, hingga tim sukses untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta menyambut pesta demokrasi desa dengan kedewasaan.

Baca juga:  Polsek Gianyar Jaga Kekhusyukan Ibadah Natal di Gereja Santa Maria Ratu Rosari

​”Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan dan kondusivitas wilayah harus tetap diutamakan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Gianyar untuk menyambut Pilkel ini dengan penuh kedewasaan, menjaga keamanan bersama, dan menyukseskan pemilu desa yang damai,” tutup Wayan Mura. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN