Ilustrasi cek kesehatan. (BP/ist)

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli akan menyiagakan cek kesehatan gratis (CKG) pada Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (1/8). Langkah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti dan mensukseskan program pelayanan kesehatan gratis sesuai arahan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Guna memperluas jangkauan dan mempermudah akses masyarakat, pemkab melalui Dinas Kesehatan akan menambah lokasi pelayanan di luar puskesmas.

Plt Kepala Diskes Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat didampingi Sekretaris Anak Agung Dwi Wulantari dan Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan I Made Supadma mengatakan bahwa penambahan titik layanan ini merupakan langkah jemput bola sesuai arahan pimpinan untuk meningkatkan cakupan dan partisipasi masyarakat.

Baca juga:  Diskes Pantau Kesehatan Jemaah Haji 

“Seluruh puskesmas memang buka pada Sabtu sehingga tetap memberikan pelayanan sesuai kewajibannya. Kemudian agar pelayanan lebih luas dan menjangkau lebih banyak warga, kami menambah titik pelayanan di setiap kecamatan yang menyasar lokasi-lokasi keramaian,” ujar Jimat, Kamis (30/7).

Adapun titik pelayanan tambahan yang akan dibuka yakni di Desa Kedisan (Kecamatan Kintamani), di Banjar Kebon, Desa Sulahan (Kecamatan Susut), Di Banjar Selati Desa Bunutin (Kecamatan Bangli) dan di Banjar Tembuku Kaja, Desa Tembuku (Kecamatan Tembuku). Titik pelayanan dibuka di wilayah tersebut karena bertepatan dengan adanya kegiatan adat.

Baca juga:  Flu Mewabah di Beijing, Antrean Panjang Terjadi di Apotek

Layanan kesehatan gratis ini diperuntukkan bagi seluruh penduduk Kabupaten Bangli. Bentuk pelayanannya mencakup hingga 24 jenis pemeriksaan/skrining kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok umur.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut Jimat mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan tim di setiap lokasi. Masing-masing tim terdiri dari 8 hingga 10 tenaga kesehatan, yang meliputi dokter, perawat, dan bidan.

Mengenai waktu pelayanan, untuk pelayanan di puskesmas disesuaikan dengan jam kerja. Sedangkan pelayanan di luar puskesmas, waktunya tidak dibatasi. Tergantung kedatangan masyarakat. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Beraksi di Belasan TKP, Maling Spesialis Mesin Pompa Diringkus
BAGIKAN