Tenaga kesehatan memberikan vaksin pada anak di Kota Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) akan berlangsung pada Agustus dan November. Di Denpasar sendiri program tersebut akan menyasar 41.904 siswa SD kelas 1, 2 dan 5.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ayu Agung Chandrawati, saat dikonfirmasi, Minggu (26/7) mengatakan, puluhan siswa yang disasar program BIAS ini berasal dari Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah, dan sekolah sederajat lainnya. Adapun rinciannya terdiri dari 13.800 siswa kelas 1, 13.858 siswa kelas 2, serta 14.246 siswa kelas 5. Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, ketersediaan vaksin pun dipastikan telah aman. “Dinas Kesehatan telah menyiapkan empat jenis vaksin, yaitu Vaksin MR, HPV, Td, dan DT,” katanya.

Baca juga:  Sempat Tak Lolos, Ribuan Peserta SPMB SMA/SMK Bali Sudah Tertampung

Stok yang disediakan meliputi 1.732 vial atau setara 17.320 dosis vaksin MR untuk siswa kelas 1. Kemudian 14.246 vial atau dosis vaksin HPV khusus bagi siswa kelas 5. Selain itu, disiapkan pula 2.811 vial atau 28.110 dosis vaksin Td untuk siswa kelas 2 dan 5. Serta 1.386 vial atau 13.860 dosis vaksin DT untuk siswa kelas 1. Pelaksanaan pemberian vaksin ini dibagi dalam dua tahapan bulan.

Baca juga:  Gempa 5,4 SR, Siswa Sejumlah Sekolah Pulang Awal

“Pada bulan Agustus 2026, anak-anak kelas 1 akan mendapatkan imunisasi Campak dan Rubela atau MR,” katanya.

Pada bulan yang sama, siswa kelas 5 juga menerima imunisasi HPV yang bertujuan mencegah risiko kanker serviks pada perempuan serta kanker prostat pada laki-laki. Selanjutnya pada bulan November 2026, anak kelas 1 akan kembali menerima imunisasi lanjutan berupa vaksin DT. Pada bulan yang sama, siswa kelas 2 dan kelas 5 akan mendapatkan imunisasi Td.

Chandrawati mengatakan, pemberian vaksin lanjutan dilakukan tepat pada momen ketika tingkat kekebalan tubuh dari imunisasi dasar sebelumnya mulai menurun. Oleh karena itu, usia anak yang duduk di bangku kelas satu, dua, dan lima SD merupakan waktu paling ideal dan tepat untuk menerima vaksin penguat sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca juga:  Siswa SMP 4 Singaraja Rebut Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional

“Kami berharap kekebalan tubuh anak-anak dapat terjaga secara optimal hingga mereka tumbuh menjadi remaja. Perlindungan dini terhadap infeksi berbahaya seperti campak, rubela, difteri, tetanus, hingga virus HPV menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda Denpasar yang sehat dan tangguh,” paparnya. (Widiastuti/balipost)

 

BAGIKAN