Lanskap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dengan pemandangan pesisir Pantai Sanur di Denpasar, Bali, Selasa (5/11/2024). KEK Sanur merupakan salah satu investasi di Bali. (BP/Dokumen Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Sabtu (25/7) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari moratorium pembangunan di Bali Selatan hingga Pemprov Bali respons ancaman ASF.

Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:

1. Moratorium Pembangunan di Bali Selatan, Geser Investasi ke Utara dan Timur

Denpasar (Bali Post) –

Wacana perlunya kebijakan penghentian sementara Emoratorium) pembangunan di kawasan Bali Selatan sebagai langkah strategis untuk mengalihkan pusat pertumbuhan ekonomi ke wilayah Bali Utara dan Bali Timur kembali disuarakan.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketimpangan pembangunan yang selama ini terpusat di DenpasarI BadungI dan sekitarnya.

Selain ituI alih fungsi lahan juga diingatkan agar dilakukan secara serius oleh pemerintah daerah dengan melibatkan unsur dari desa adat.

2. Bicara di Depan 140 Akademisi Pertanian dari 31 Universitas Wilayah Timur, Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Baca juga:  Pansus TRAP Dalami Pelanggaran Tata Ruang PT Pasir Toya Anyar Kubu

Gubernur Bali, Wayan Koster tampil sebagai pembicara kunci pada Seminar Nasional dengan tema “Integrasi Pertanian dengan Pariwisata
untuk mendukung SDG’s 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG’s 17 (Kemitraan untuk mencapai Tujuan)”, di The Patra Bali Resort, Tuban, Kabupaten Badung, Kamis (23/7).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Lokakarya Forum Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Wilayah Timur Tahun 2026 yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Juli 2026.

Berbicara di hadapan 140 akademisi bidang pertanian dari 31 universitas wilayah timur, Gubernur Koster memaparkan sejumlah strategi untuk mengamankan sektor pertanian agar bisa bersinergi dengan pariwisata yang menjadi penopang perekonomian Daerah Bali.

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa produk pertanian Bali memiliki branding yang begitu kuat dan unggul.

Baca juga:  Gempabumi Guncang Gianyar

3. Dibuka Tari Nelayan Massal, Lovina Festival 2026 Bidik 25 Ribu Pengunjung

Singaraja (Bali Post) –

Sebanyak 165 penari cilik dari kawasan Lovina membuka Lovina Festival 2026 melalui pertunjukan Tari Nelayan di Pantai Tasikmadu, Lovina, Jumat (24/7).

Tarian khas Buleleng yang menggambarkan aktivitas nelayan saat mendayung dan
menebar jala itu menjadi pembuka perhelatan wisata tahunan yang kini memasuki
penyelenggaraan ke-12.

Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengatakan festival tahun ini digelar lebih besar dengan durasi lima hari dan menargetkan 25 ribu kunjungan wisatawan, atau rata-rata lima ribu pengunjung per hari

4. Gubernur Koster Pimpin Rapat Penetapan LP2B, Target Nasional 87 Persen Tercapai

Denpasar (Bali Post) –

Gubernur Bali, Wayan Koster memimpin rapat koordinasi pemenuhan dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Bali bersama bupati/wali kota se-Bali di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Rabu (22/7).

Baca juga:  Polairud Polresta Denpasar Evakuasi Pemancing yang Terjebak di Rumah Apung

Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan pemenuhan luasan LP2B Provinsi Bali yang mencapai 56.098,76 hektare atau 87,01 persen dari total Luas Lahan Baku Sawah (LBS) Tahun 2024, sehingga telah memenuhi target minimal nasional sebesar 87 persen.

5. Pemprov Bali Respons Ancaman ASF, Siapkan 20.360 Dosis Vaksin Prioritaskan Babi Indukan dan Pejantan

Denpasar (Bali Post) –

Pemerintah Provinsi Bali mulai memperkuat strategi perlindungan peternakan babi dari ancaman African Swine Fever EASF) melalui kombinasi vaksinasiI pengawasan kesehatan hewan, serta penguatan penerapan biosekuriti di tingkat peternak.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan populasi ternak babi yang menjadi salah satu komoditas penting bagi perekonomian dan kebutuhan adat, budaya, serta konsumsi masyarakat Bali. (*)

BAGIKAN