Upacara Melaspas Pedestrian Pantai Lovina. (BP/Ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar upacara pecaruan dan melaspas di areal pedestrian Pantai Lovina, Rabu (23/7), sebagai bentuk penyucian secara niskala sekaligus memohon kelancaran dan keberlanjutan manfaat dari pembangunan kawasan tersebut.

Kegiatan persembahyangan bersama itu dihadiri langsung Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama Ny. Hermawati Supriatna, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Bupati Sutjidra mengatakan, upacara melaspas menjadi bagian penting setelah rampungnya penataan pedestrian Pantai Lovina. Melalui prosesi tersebut, diharapkan seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pariwisata dalam jangka panjang.

Baca juga:  Kembali, Ada Warga Buleleng Dilaporkan Meninggal Tertular COVID-19

“Jadi kita melaksanakan kegiatan upacara secara niskalanya supaya apa yang kita sudah bangun, sudah kita lakukan di sini bisa metaksu dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan upacara ini juga menjadi rangkaian awal menyambut pembukaan Lovina Festival 2026 yang akan digelar pada Kamis (24/7). Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian festival dapat berlangsung lancar, aman, tertib, serta mampu menarik banyak wisatawan.

“Supaya Lovina Festival bisa berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan banyak pengunjung yang hadir,” kata Sutjidra.

Ia menjelaskan, penataan pedestrian Pantai Lovina merupakan salah satu program strategis Pemkab Buleleng yang kini telah selesai dikerjakan. Dengan wajah baru kawasan wisata tersebut, pemerintah optimistis kunjungan masyarakat maupun wisatawan akan terus meningkat.

Baca juga:  Puluhan Pejabat Pemkab Buleleng Dimutasi, Jabatan Ini Masih Lowong

“Harapan ke depan dengan penataan ini lebih banyak masyarakat yang berkunjung ke Pantai Lovina dan mengenal lebih jauh kawasan Lovina,” imbuhnya.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Bupati mengungkapkan sejumlah wisatawan mancanegara telah memberikan apresiasi terhadap hasil penataan Pantai Lovina. Bahkan, beberapa di antaranya memilih memperpanjang masa tinggal karena merasa nyaman menikmati suasana kawasan wisata tersebut.

“Tadi malam saya sempat bertemu dengan beberapa wisatawan asing. Mereka memberikan apresiasi terhadap penataan Pantai Lovina ini. Bahkan ada yang membatalkan kunjungan ke daerah lain dan memilih memperpanjang masa menginap hingga lima sampai tujuh hari di Lovina,” ungkapnya.

Baca juga:  Dikeluhkan, Kerusakan Jalan di Pesisir Tegalenga

Di sisi lain, Sutjidra mengajak masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di kawasan Lovina untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Menurutnya, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan harus mampu dimanfaatkan sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian lokal.

“Masyarakat dan pelaku-pelaku pariwisata yang ada di Lovina harus mulai menangkap peluang-peluang untuk meningkatkan perekonomian. Banyak pengunjung berarti ada peluang,” tegasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN