
2GIANYAR, BALIPOST.com – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, yang dilaporkan hilang sejak Jumat (17/7), resmi ditutup Kamis (23/7) siang.
Penutupan dilakukan setelah seluruh tim gabungan menyisir wilayah darat, laut, hingga udara selama tujuh hari berturut-turut tanpa menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menegaskan bahwa seluruh personel Tim SAR Gabungan telah bekerja secara maksimal dan sistematis sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, kami bersama seluruh unsur SAR Gabungan telah berupaya optimal menyisir Perairan Lembeng hingga Pantai Jumpai Klungkung, garis pantai sepanjang radius tiga kilometer, serta pemantauan dari udara menggunakan drone. Namun, hingga batas waktu standar operasi berakhir, keberadaan korban belum berhasil ditemukan,” ujar I Gusti Ngurah Dibya Presasta seusai konsolidasi akhir di Pantai Lebih, Kamis (23/7).
Dibya menambahkan, meskipun Operasi SAR secara resmi ditutup, BPBD Kabupaten Gianyar bersama instansi terkait tidak lepas tangan. Pihaknya akan terus membuka koordinasi dan melakukan pemantauan pasca-operasi dengan melibatkan nelayan lokal, Balawista, aparat desa, serta masyarakat pesisir.
“Penutupan operasi ini merupakan prosedur formal, namun fungsi pemantauan tetap berjalan. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pesisir dan para nelayan yang beraktivitas di laut agar segera melaporkan ke pihak berwajib atau BPBD jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dibya juga menyampaikan rasa empati yang mendalam serta memberikan penguatan moral kepada pihak keluarga korban agar tetap tabah dan sabar menghadapi musibah ini.
Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan atas dedikasi dan kerja keras yang telah dicurahkan selama tujuh hari proses pencarian.
Operasi pencarian hari terakhir ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Basarnas Denpasar, BPBD Kabupaten Gianyar (TRC dan Balawista), Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Tim SAR Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, serta Bhabinkamtibmas Desa Lebih. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan dan evaluasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (Wirnaya/balipost)










