Dokumen - Salah satu bangunan sekolah rusak di Karangasem. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Belasan kepala sekolah di Kabupaten Karangasem memenuhi panggilan ke Surabaya dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pemanggilan tersebut untuk memenuhi proses verifikasi terkait bantuan revitalisasi sekolah rusak yang ada di bumi lahar tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana, pada Rabu (22/7) mengungkapkan, ada belasan kepala sekolah dasar yang berangkat ke Surabaya untuk memenuhi panggilan terkait proses verifikasi bantuan revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Totalnya ada 13 kasek yang dipanggil ke Surabaya,” ujarnya.

Baca juga:  Revitalisasi Pasar Umum Gianyar, Pengerjaan Fisik Mulai November

Budiadnyana menerangkan, setelah proses verifikasi selesai, tahapan berikutnya adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai syarat pencairan bantuan revitalisasi. Kata dia, untuk nominal bantuan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan sekolah.

“Kalau SD rata-rata bantuan berkisar Rp400 juta hingga Rp800 juta, tergantung kondisi sekolahnya. Sementara untuk SMP nilainya bisa mencapai miliaran rupiah. Harapan kami seluruh sekolah yang mengikuti verifikasi ini bisa lolos, sehingga bisa menerima bantuan tersebut,” katanya.

Dia menjelaskan, seluruh tahapan verifikasi berjalan lancar sehingga sekolah-sekolah yang telah diusulkan dapat segera menerima bantuan revitalisasi. Sebab, program tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Karangasem.

Baca juga:  Akses Jalan Tertimbun Longsor, Puluhan KK di Dusun Sega Terisolir

“Semoga semua proses berjalan lancar dan lebih banyak lagi sekolah di Karangasem yang memperoleh bantuan revitalisasi, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan fasilitas yang lebih memadai,” tandas

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya Disdikpora Karangasem telah mengusulkan bantuan revitalisasi terhadap 86 ruang kelas dari jenjang TK, SD, dan SMP yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Karangasem. Setelah dilakukan survei lapangan oleh tim dari kementerian, sebanyak 30 sekolah dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima bantuan. Namun, proses penetapan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca juga:  Hingga Juli, Lima Ratus Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Karangasem

“Yang sudah dipanggil tahun ini terdiri dari lima TK, lima SMP dari 10 yang direncanakan dan 20 SD. Untuk SD, satu sekolah sudah lebih dulu berproses, 13 sekolah hari ini berangkat ke Surabaya untuk tahapan verifikasi dan PKS, sedangkan sisanya masih menunggu panggilan pada tahap berikutnya,” tandanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN