
GIANYAR, BALIPOST.com – Musibah kebakaran melanda kantor Koperasi Sri Guna Arta yang berlokasi di Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Selasa (21/7) dini hari. Kebakaran yang mengejutkan warga sekitar ini mengakibatkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat dan petugas Bhabinkamtibmas Desa Kedisan.
”Setelah menerima informasi sekitar pukul 00.30 WITA, kami bersama Kanit Reskrim Ipda I Nengah Suardika, piket fungsi, Unit Opsnal, serta berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polres Gianyar, langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal,” ujar AKP Wiwin Wirahadi.
Menurutnya, salah satu saksi adalah seorang karyawan yang tinggal di kamar kos tepat di depan kantor koperasi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah karyawan ini terbangun akibat mendengar suara ledakan keras. Saat keluar kamar untuk memeriksa keadaan, saksi melihat kobaran api sudah membesar pada bangunan kantor Koperasi Sri Guna Arta.
Saksi lantas segera menghubungi ketua koperasi yang saat itu berada di kediamannya untuk memberitahukan musibah kebakaran tersebut. Mendapat kabar tersebut, pelapor langsung bergegas menuju TKP dan mendapati api sudah merembet ke bagian luar maupun dalam bangunan.
Sekitar pukul 01.30 WITA, personel piket fungsi Polsek Tegallalang dan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar tiba di lokasi. Petugas bersama warga sekitar bahu-membahu menjinakkan si jago merah. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.00 WITA.
Kapolsek Tegallalang menambahkan bahwa saat ini kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tegallalang untuk penanganan lebih lanjut. ”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir sekitar Rp300.000.000. Saat ini pihak kepolisian, khususnya tim Inafis Polres Gianyar dan Unit Reskrim Polsek Tegallalang, masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti memicu timbulnya ledakan dan kebakaran tersebut,” pungkas AKP Wiwin Wirahadi. (Wirnaya/balipost)










