Rapat persiapan Nobar Final Piala Dunia di Kantor Diskominfo Badung. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bersiap memanjakan para pencinta sepak bola dengan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan Final Piala Dunia 2026. Laga pamungkas yang mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol melawan Argentina, dipastikan akan berlangsung meriah dan terpusat di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta, Badung.

Acara yang diprediksi akan menyedot perhatian warga dan wisatawan ini berada di bawah kendali leading sektor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung, I Ketut Gede Artha, mengungkapkan bahwa kegiatan nonton bareng ini sengaja dikonsep secara terbuka (outdoor) untuk memberikan pengalaman menonton yang seru dengan latar belakang angin pantai Kuta yang khas. Pihaknya juga telah menyiapkan infrastruktur teknologi yang mumpuni agar masyarakat nyaman selama jalannya pertandingan.

Baca juga:  Gudang Atlet Berprestasi, SMAN 1 Kintamani Kini Kejar Prestasi Akademis

“Nobar akan kami laksanakan secara outdoor. Kami akan memasang video tron berukuran besar untuk memastikan kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang datang ikut meramaikan final Piala Dunia 2026 ini,” ujar Gede Artha saat dikonfirmasi Jumat (17/7).

Sesuai dengan jadwal resmi turnamen, pertandingan antara Spanyol dan Argentina tersebut akan ditayangkan pada Senin (20/7) pukul 03.00 WITA dini hari. Meski berlangsung pada dini hari, antusiasme masyarakat diprediksi tetap tinggi mengingat gengsi laga yang mempertemukan talenta terbaik Eropa dan Amerika Selatan tersebut.

Kemeriahan acara nobar ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum. Jalannya laga hidup-mati memperebutkan trofi berlapis emas tersebut rencananya akan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan daerah Kabupaten Badung.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, bersama Wakil

Baca juga:  Gubernur Koster Canangkan Tumpek Krulut Sebagai Rahina Tresna Asih

Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, dijadwalkan hadir membaur bersama warga di Shelter Kebencanaan Baruna. Tidak hanya itu, sejumlah pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Badung juga dipastikan turut serta menyaksikan laga akbar ini guna memberikan dukungan moril dan menjaga kebersamaan dengan masyarakat. “Tempat ini kami perkirakan akan menampung 700 penonton. Rencananya bapak bupati dan bapak wakil juga akan hadir,” katanya.

Selain menjadi ajang rekreasi dan hiburan, Pemkab Badung memanfaatkan momentum global ini untuk membangkitkan sektor ekonomi mikro. Dinas Kominfo Badung memastikan kegiatan nonton bareng ini akan melibatkan sejumlah Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kuliner. “Kami juga melibatkan UMKM untuk turut meramaikan kegiatan ini. Hanya saja tidak ada kegiatan hiburan, karena mengingat final piala dunia dini hari. Kami tidak mau menganggu masyarakat dan wisatawan sekitar,” terangnya.

Baca juga:  Modal Kemenangan Besar, Bali United Siap Tantang Pemuncak Persib Bandung di GBLA

Kehadiran para pelaku UMKM kuliner di sekitar area Shelter Kebencanaan Baruna diharapkan dapat memanjakan lidah para penonton yang begadang hingga subuh. Di sisi lain, pelibatan ini menjadi komitmen nyata Pemkab Badung dalam memperluas pasar bagi produk lokal, sehingga dampak ekonomi dari demam Piala Dunia dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Badung.

“Masyarakat yang ingin merasakan atmosfer keseruan Final Piala Dunia 2026 silakan datang lebih awal ke Pantai Kuta dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan pantai, serta keamanan bersama sepanjang acara berlangsung,” himbaunya.(Parwata/balipost)

 

BAGIKAN