
SINGASANA, BALIPOST.com – Ada yang menarik dari rangkaian Kerambitan Creative Space 2026 di lapangan desa Kerambitan, Minggu (12/7). Ribuan lansia yang tergabung dalam Forum Lansia Kerambitan (Laketan) ikut memeriahkan festival tahun ini dengan semangat tak surut dimakan usia.
Mengusung tema “Kriya Loka”, kegiatan yang digelar Pemerintah Kecamatan Kerambitan bersama seluruh pemerintah desa se-Kecamatan Kerambitan tersebut salah satunya diisi rangkaian kegiatan senam bersama, hiburan, hingga berbagai aktivitas rekreatif yang melibatkan ribuan lansia dari berbagai desa.
Camat Kerambitan, I Putu Adi Supraja, SSTP, mengapresiasi antusiasme para peserta khususnya para lansia. Menurutnya, tingginya partisipasi lansia menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap sehat, produktif, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial.
Ia menyebut, semangat yang ditunjukkan para lansia menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan masyarakat. “Antusiasme ini menunjukkan para lansia tetap memiliki energi positif dan semangat kebersamaan yang patut menjadi teladan,” ujarnya.
Adi Supraja menambahkan, keterlibatan lansia dalam Kerambitan Creative Space merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan menghadirkan ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Forum Lansia Kerambitan (Laketan), I Wayan Widastra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum membangun semangat hidup sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan lansia. Menurutnya, para lansia masih memiliki semangat besar untuk tetap berkegiatan dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Usia hanyalah angka ketika kebersamaan tetap dijaga. Kami ingin para lansia tetap bahagia, memiliki aktivitas, saling mendukung, dan tidak merasa sendiri menjalani masa tua,” katanya.
Widastra berharap perhatian terhadap para lansia terus ditingkatkan melalui program pembinaan, pelayanan kesehatan, Posyandu Lansia, maupun kegiatan sosial yang berkelanjutan sehingga para lansia tetap sehat, mandiri, dan mampu mewariskan pengalaman kepada generasi muda. (Dewi Puspawati/balipost)










