Para penerima penghargaan Adhi Sewaka Nugraha pada Penutupan PKB XLVIII Tahun 2026, Sabtu (11/7) malam. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” resmi ditutup Gubernur Bali, Wayan Koster di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, Sabtu (11/7) malam.

Penutupan PKB XLVIII ditandai dengan peluncuran tema PKB XLIX Tahun 2027 sekaligus pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 sebagai ruang ekspresi bagi seni modern dan kontemporer Bali.

Prosesi pembukaan FSBJ VIII diawali dengan pemukulan Gong Beri dan gong ageng yang dilakukan menggunakan panggul oleh para seniman Sanggar Teater Mini. Momentum tersebut menjadi penanda estafet perayaan seni di Bali, dari panggung seni tradisi menuju ruang kreativitas seni modern dan kontemporer.

Baca juga:  Lima Tahun, Koster-Ace Hasilkan 52 Produk Hukum Penting dan Strategis

Dalam acara penutupan, Pemerintah Provinsi Bali juga menyerahkan penghargaan Wimbakara kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar selama PKB XLVIII. Selain itu, diberikan pula penghargaan Adhi Sewaka Nugraha kepada 12 seniman yang dinilai berjasa dalam penguatan dan pemajuan seni tradisi klasik maupun kesenian rakyat di Bali.

Masing-masing penerima memperoleh piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp50 juta.

Adapun 12 penerima penghargaan Adhi Sewaka Nugraha Tahun 2026 yakni:

1. Cokorda Putra, ST., M.Si (Kabupaten Gianyar) – Seniman Tari.
2. I Nyoman Artana, A.Ma.Pd (Kabupaten Gianyar) – Seniman Undagi.
3. I Ketut Tarka (Kabupaten Gianyar) – Seniman Karawitan.
4. I Wayan Juana Adi Saputra, S.Sn (Kota Denpasar) – Seniman Tari.
5. Wayan Arnawa (Kabupaten Buleleng) – Seniman Seni Rupa.
6. Jro Made Sariani (Kabupaten Buleleng) – Seniman Drama Gong.
7. I Putu Manudipa (Kabupaten Jembrana) – Seniman Sastra Daerah.
8. I Dewa Gede Darmayasa, S.Skar., M.Fil.H (Kabupaten Gianyar) – Seniman Karawitan.
9. I Gusti Ngurah Artawan, S.Sn (Kabupaten Badung) – Seniman Pedalangan.
10. Ni Made Kinten (Kabupaten Karangasem) – Seniman Tari.
11. I Dewa Gede Alit Saputra (Kabupaten Klungkung) – Sastrawan.
12. Dr. I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn (Kabupaten Bangli) – Seniman Karawitan.

Baca juga:  Pengamanan Pembukaan PKB, Polda Bali Tunggu Laporan Intelijen 

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Bali terhadap dedikasi para maestro dan pelaku seni yang selama ini berkontribusi menjaga keberlanjutan, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali.

Dengan berakhirnya rangkaian PKB XLVIII, perhatian kini beralih ke Festival Seni Bali Jani VIII Tahun 2026 yang akan menghadirkan beragam pertunjukan, pameran, dan karya seni modern serta kontemporer sebagai pelengkap ekosistem kebudayaan Bali yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Sampai 13 April, Perairan Bali Dilanda Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
BAGIKAN