Petugas memadamkan kebakaran di Perumahan Taman Mutiara, Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat.(BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Diduga aktivitas bakar sampah memicu kebakaran di lahan kosong di Perumahan Taman Mutiara, Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat (Denbar), Jumat (10/7). Api melalap tumpukan kayu sisa bangunan, barang rongsokan, satu mobil pick-up dan dua sepeda motor.

Kapolsek Denbar Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menjelaskan kebakaran tersebut terjadi pukul 14.00 Wita. Lahan tersebut milik Ira Candra Wirayang. Kronologisnya dari keterangan saksi, Wayan Suweca (49) saat itu ia melintas di TKP dan melihat kepulan asap kecil. Namun Suweca kurang menghiraukan dan mengira ada orang yang bakar sampah. Beberapa saat kemudian ia mendengar suara ledakan kecil dari TKP, tapi Suweca menuju tempat tinggalnya.”Mendengar hal itu saksi (Suweca) mengecek dengan cara melihat melalui lubang loster rumahnya,” ujarnya.

Baca juga:  KM Barcelona 5 Terbakar

Saat itulah Suweca melihat asap hitam tebal di TKP. Ia berusaha memadamkan api melalui lubang loster dapur rumahnya dengan menggunakan selang. Namun api cepat membesar.

Sementara Dance Adin A. Sanam (43), satpam, menerangkan pukul 13.00 Wita saat jaga di Pos Depan Perum. Taman Mutiara, temannya, Faisol melihat asap tebal dari arah TKP. Melihat hal itu mereka langsung mencari sumber asap.

Baca juga:  Pos Sekuriti Padel di Jimbaran Terbakar

Sesampainya di lokasi, mereka melihat kebakaran di lahan kosong tersebut. Dance dan Faisol langsung teriak minta tolong dan warga langsung berdatangan. Faisol lari menuju sepeda motornya dan langsung mengarah ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar untuk melaporkan kejadian tersebut. Sedangkan Dance mengamankan TKP supaya tidak ada warga yang mendekat. Beberapa menit kemudian empat mobil pemadam tiba di TKP.

“Pukul 15.30 Wita api berhasil dipadamkan. Dugaan sementara kebakaran itu disebabkan karena adanya aktivitas pembakaran sampah oleh orang yang belum diketahui identitasnya,” tutup mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa ini.(Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Pascabanjir Bandang, Pasar Badung dan Kumbasari Segera Beroperasi
BAGIKAN