
AMLAPURA, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran kandang ayam lagi-lagi terjadi di Kabupaten Karangasem. Kali ini kandang ayam di peternakan milik I Nyoman Yuliantara yang berlokasi di Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, terbakar, Minggu (5/7) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, puluhan ribu ekor ayam mati terpanggang dan menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp1 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran kandang ayam tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WITA. Kejadian diketahui pertama kali oleh salah seorang karyawan korban yang hendak melakukan pengecekan rutin terhadap tungku penghangat kandang ayam yang dilakukan setiap 2 jam sekali untuk mengganti bahan bakar berupa pelet kering yang terbuat dari serbuk kayu agar ayam broiler tetap hangat.
Saat karyawan tersebut terbangun, mereka mendapati lampu kandang telah padam dan melihat ada kobaran api dari dalam kandang sebelah timur. Karyawan tersebut kemudian langsung membangunkan rekannya untuk bersama-sama melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
Namun, upaya yang dilakukan oleh karyawan tersebut sia-sia karena api dengan cepat membesar sehingga membuat 22 ribu ekor ayam broiler yang ada di dalam kandang terpanggang hidup-hidup.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, Artha Negara mengungkapkan, untuk melakukan pemadaman kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan 17 orang personel dengan 5 unit armada damkar menuju ke lokasi kejadian.
“Saat petugas kami tiba di lokasi, api sudah berkobar sangat besar. Api baru berhasil dipadamkan setelah menghabiskan sekitar 17 ribu liter air. Sementara itu, untuk penyebabnya diperkirakan karena korsleting listrik. Kerugian secara keseluruhan akibat kejadian tersebut mencapai Rp1 miliar” ujarnya. (Eka Parananda/balipost)










