
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pekerja instalasi listrik freelance, Samuel Sitompul (46) asal Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, sedang mengganti dan memasang MCB mesin pompa kolam renang di vila, Jalan Sari Dewi, Seminyak, Kuta, Badung, Rabu (8/7) malam. Saat itu korban diduga kesetrum dan meninggal di TKP.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (9/7), menjelaskan bahwa dari keterangan house keeping vila, I Made Desta (24), pada Rabu pukul 18.30 Wita, saat ia menyalakan lampu seluruh area tempat kerjanya, melihat korban mengganti MCB mesin pompa kolam renang. Posisinya di sisi barat kolam renang. Selanjutnya, Desta menawarkan kopi, korban menolak karena tinggal pasang satu MCB lagi. Sisanya saya lanjutkan besok. “Saat motong kabel, korban tiba-tiba berteriak aduh,” ujarnya.
Mendengar hal tersebut, Desta langsung mematikan aliran listrik dengan menurunkan seluruh MCB pada panel listrik. Selanjutnya Desta minta tolong ke Valentino Mali Sarani Manehat (30), sekuriti. Saat tiba di lokasi, mereka langsung mengevakuasi korban dan masih terlihat bernapas tapi tersengal-sengal. Selanjutnya korban dipindahkan ke teras pantry vila.
Desta lalu menghubungi Klinik Bakthi Venanta untuk meminta bantuan medis. Beberapa menit petugas medis tiba di lokasi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap korban dengan mengecek denyut nadi, pernapasan, dan refleks pupil. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan meninggal. Setelah itu, pihak vila menghubungi Polsek Kuta untuk penanganan dan tindakan lebih lanjut.
“Selanjutnya polisi melakukan olah TKP. Di lokasi kejadian ditemukan tiga tang, obeng, lampu senter, mesin bor, HP dan sepasang sandal,” ungkap Iptu Adi.
Hasil pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar, tangan kiri bagian jari manis, tengah dan telunjuk diduga tersengat listrik. Korban meninggal diduga dikarenakan tersengat aliran listrik.
Dari hasil keterangan saksi – saksi, saat bekerja korban tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) yaitu tanpa menggunakan sandal dan ditaruh di samping kolam. Selain itu korban tidak menggunakan sarung tangan. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. (Kertanegara/balipost)










