
DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah menyasar di kawasan pariwisata Sanur, penataan kabel udara akan berlanjut ke tengah kota. Tahun ini penataan kabel semrawut ditarget tuntas khususnya yang menyasar kawasan Jalan Gajah Mada dan titik nol Kota Denpasar.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (7/7) mengatakan, penataan di kawasan pusat kota akan bisa lebih cepat dibandingkan di Sanur sebelumnya. Hal ini dikarenakan regulasi penataan telah siap dan tinggal eksekusi.
Dalam penataan kabel di tengah kota ini, kata dia, kabel provider ada yang akan diturunkan, dan ada sebagian yang dijadikan satu di atas.
“Karena SJUT ini kabelnya tidak harus turun ke bawah. Tetapi ada dilakukan penataan kabel yang di atas, misalnya banyak kabel, kita jadikan satu kabel saja,” paparnya.
Arya Wibawa menyebut, jika semua kabel harus berada di bawah tanah, investasinya cukup tinggi. Sehingga akan ada yang dilakukan perapian kabel di atas menjadi satu.
“Sehingga lebih rapi dia wajah kota kita,” paparnya.
Sementara itu, terkait SJUT di Sanur yang kini sudah rampung, penurunan kabel sudah bisa dilakukan yang seluruh regulasi utama untuk pelaksanaan program tersebut telah rampung.
Arya menjelaskan, saat ini hanya tersisa satu regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur tarif pelaksanaan dan segera diterbitkan. “Regulasi yang dibutuhkan pada dasarnya sudah selesai. Tinggal satu Perwali terkait tarif yang sedang diproses,” ujarnya. (Widiastuti/balipost)










