Orang tua calon murid baru menanyakan informasi daftar ulang pada petugas di Sekolah Menengan Pertama (SMP) Negeri 1 Denpasar, Senin (6/7). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Denpasar telah usai dengan diumumkannya hasil seleksi pada jalur domisili yang menjadi jalur terakhir. Saat ini siswa yang dinyatakan lolos tinggal melakukan pendaftaran ulang di sekolah masing-masing.

Jalur terakhir ini masih menyisakan 321 kursi yang belum terisi dari 17 SMP Negeri di Denpasar. Berdasarkan data sebelumnya, kuota jalur domisili sebanyak 3.831 kursi. Jumlah tersebut setelah mendapat tambahan sisa kuota dari jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.

Baca juga:  SMP Negeri di Denpasar Hanya Tampung 3.636 Lulusan SD, Sepuluh Ribuan akan Masuk Swasta

Saat pengumuman kelulusan, total tercatat 3.510 siswa yang dinyatakan diterima sehingga masih ada 321 kursi yang belum terisi.

Dilansir dari website SPMB SMP Denpasar, kuota yang masih tersisa ada di SMPN 5 Denpasar dengan sisa 56 kursi dari daya tampung di jalur domisili yakni 243 kouta. Lalu di SMPN 9 Denpasar kuota 249, terisi 246, dan masih sisa 3 kursi. Di SMPN 11 Denpasar kuota 188, terisi 173, sisa 15 kursi.

Baca juga:  Bali Masih Diguyur Hujan Hingga 3 Hari Ke depan

Kemudian SMPN 12 Denpasar kuota 264, terisi 227, sisa 37 kursi. SMPN 13 Denpasar kuota 283, terisi 203, sisa 80 kursi. SMPN 15 Denpasar kuota 244, terisi 155, sisa 89 kursi. Serta SMPN 17 Denpasar kuota 229, terisi 188, sisa 41 kursi.

Terkait sisa kuota tersebut, Kabid Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana mengatakan, sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) sisa kuota yang tersisa tersebut akan dibiarkan kosong.

“Untuk sisa kuota akan dibiarkan kosong karena mengacu ke Juknis adalah yang mendaftar ulang adalah siswa yang lolos seleksi,” paparnya, Senin (6/7).

Baca juga:  Kemenpar Ajak Pemain Golf Profesional Korea Famtrip ke Bali

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra mengatakan, jumlah pendaftar jalur domisili sebanyak 5.265 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 3.510 orang dinyatakan lolos. Dengan itu pada jalur ini masih ada 1.755 siswa yang gugur dan diharuskan mendaftar ke SMP swasta. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN