Petugas mengevakuasi jasad Handoyo di kos-kosan, Jalan Patih Nambi Utara, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penghuni kos di Jalan Patih Nambi Utara, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara (Denut), Handoyo (34) ditemukan meninggal di kamarnya, Kamis (2/7). Kejadian ini diketahui penghuni kos lainnya setelah HP korban terus bunyi.

Hingga saat ini penyebab meninggalnya korban belum diketahui.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhy Saputra Jaya, Jumat (3/7) menyampaikan beberapa saksi telah dimintai keterangan oleh anggota Polsek Denut. Namun keterangan saksi-saksi tidak ada yang tahu apakah korban sakit atau tidak.

Baca juga:  Sempat Dirawat di RS, WNA Tersangka Eksploitasi Seksual Ratusan Anak Akhirnya Meninggal Dunia

Dari keterangan saksi, awalnya ia sedang memasak di dapur. Saat itulah diberi tahu oleh anak yang habis main di depan kos, jika HP korban terus bunyi,  namun tidak ada merespons.

Pukul 08.30 WITA, saksi menuju kamar korban untuk membangunkannya dan memberitahu ada yang menelepon.

“Saksi membangunkan korban dengan cara memanggilnya berulang kali.  Namun korban saat itu tidak merespon.  Kemudian saksi mendekati korban dan melihat sudah posisi terlentang, badannya membiru dan tangan korban kaku. Saat itu korban meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga:  Peserta BPJS Kaget, Ada Tunggakan Pembayaran Selama 2 Bulan

Saksi langsung menelepon pemilik kos, I Wayan Mar Hendra (62) dan memberitahukan  korban meninggal di kamar kosnya.

Sementara saksi lainnya menyampaikan selama ini ia dengan korban berteman dan sudah dianggap keluarga. Oleh karena itu, korban sering datang ke tempat tinggalnya.

Sebelum ditemukan meninggal, terakhir bertemu korban pada Selasa (30/6). Waktu itu, korban kelihatan sehat dan tidak pernah mengeluh sakit maupun memiliki sakit bawaan.

Baca juga:  Diduga Terpeleset dan Tenggelam, Remaja Ditemukan Tewas di Sungai

Ia tahu korban meninggal setelah diberi tahu temannya yang bekerja di laundry pukul 09.30 WITA.

Mendengar kabar duka itu, saksi langsung ke TKP. “Kejadian ini masih diselidiki anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara,” tutup Adhy. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN