Petugas sekolah mengawasi pendaftaran secara online di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Denpasar, Rabu (24/6). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Denpasar, khususnya jalur afirmasi telah diumumkan, pada Rabu (1/7). Dari 1.192 daya tampung di 17 SMP Negeri menyisakan kuota 777 kursi. Sisa kuota ini nantinya akan dibawa ke jalur domisili.

Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, Rabu (1/7) mengatakan, pada tahun ini jumlah pendaftar sebanyak 680 siswa. Dari jumlah daya tampung 1.192 siswa, tercatat 415 siswa yang lolos. Kemudian ada 265 pendaftar yang dinyatakan tidak lolos.

“Pendaftar untuk jalur afirmasi sebanyak 680 orang. Yang lolos sebanyak 415 siswa. Dengan jumlah yang lolos tersebut, masih menyisakan sebanyak 777 kuota jalur afirmasi yang tak terisi,” katanya.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 dan Korban Jiwa Nasional Naik dari Sehari Sebelumnya

Demikian untuk sisa kuota tersebut, Samudra mengatakan, akan dialihkan ke jalur domisili.  Adapun rincian kelulusan dari masing-masing sekolah yakni di SMPN 1 Denpasar, tercatat dari 64 daya tampung dinyatakan lolos 18 siswa.

Kemudian SMPN 2 Denpasar meloloskan sebanyak 41 siswa dengan daya tampung yang disediakan sebanyak 88 kursi. SMPN 3 Denpasar, jumlah siswa yang berhasil lolos adalah 34 orang dari total kapasitas daya tampung sekolah sebanyak 80 kursi.

SMPN 4 Denpasar yang meloloskan sebanyak 31 siswa untuk mengisi daya tampung yang tersedia sebanyak 72 kursi. SMPN 5 Denpasar, jumlah peserta didik yang diterima tercatat sebanyak 11 siswa dari total daya tampung sekolah sebesar 64 kursi.

Kemudian SMPN 6 Denpasar mengumumkan ada 32 siswa yang dinyatakan lolos seleksi dari kuota daya tampung sebanyak 80 kursi. SMPN 7 Denpasar meloloskan sebanyak 37 siswa dengan kapasitas daya tampung yang disiapkan sebanyak 72 kursi.

Baca juga:  Soal Mpox, Balai Karantina Kesehatan Bali Cek Suhu Tubuh Penumpang Internasional

Di SMPN 8 Denpasar, sebanyak 28 siswa berhasil lolos dari ketersediaan daya tampung yang juga berjumlah 72 kursi. Di SMPN 9 Denpasar, jumlah siswa yang lolos tercatat sebanyak 21 orang untuk mengisi kuota daya tampung sebanyak 72 kursi.

Lonjakan kelulusan yang cukup tinggi terlihat di SMPN 10 Denpasar, di mana jumlah siswa yang lolos mencapai 75 orang dari total daya tampung sebanyak 80 kursi. Sementara itu SMPN 11 Denpasar hanya meloloskan sebanyak 3 siswa dari kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 56 kursi.

Baca juga:  Dua Persoalan Ini Jadi Keluhan Utama Wisatawan Tiongkok

Untuk SMPN 12 Denpasar, jumlah siswa yang dinyatakan diterima sebanyak 22 orang dari kapasitas daya tampung 72 kursi. SMPN 13 Denpasar meloloskan sebanyak 6 siswa dari kapasitas daya tampung 72 kursi.

Di SMPN 14 Denpasar, tercatat ada 31 siswa yang lolos seleksi dengan ketersediaan daya tampung sekolah sebanyak 64 kursi. SMPN 15 Denpasar mengumumkan ada 7 siswa yang lolos dari total daya tampung sebanyak 64 kursi.

SMPN 16 Denpasar dengan jumlah kelulusan sebanyak 7 siswa dari kuota daya tampung 56 kursi. Terakhir, SMPN 17 Denpasar meloloskan sebanyak 11 siswa untuk mengisi kuota daya tampung yang disediakan sebanyak 64 kursi. Selanjutnya, pendaftaran SPMB dilanjutkan dengan jalur domisili hingga 4 Juli 2026. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN