Kondisi Terminal Pesiapan yang sudah rata dengan tanah setelah pembongkaran bangunan lama rampung, Senin (29/6). (BP/bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Proses penataan dan pembangunan kawasan Terminal Pesiapan yang berlokasi di Desa Dauh Peken, Tabanan, mulai berjalan. Selama pengerjaan berlangsung, operasional terminal dan layanan angkutan umum untuk sementara dialihkan ke Jalan Pulau Nias.

Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Senin (29/6), mengatakan, pengalihan dilakukan agar pelayanan transportasi publik tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pembangunan di kawasan terminal.

“Selama proses pembangunan, operasional terminal dialihkan. Untuk layanan Transmetro sementara berputar di Jalan Pulau Nias,” ujarnya.

Baca juga:  Lima Pelinggih di Pura Penataran Agung Besakih Kembali Direnovasi

Masyarakat pengguna jasa angkutan umum diimbau menyesuaikan dengan lokasi pelayanan sementara tersebut. Pengalihan ini bersifat sementara hingga proses penataan Terminal Pesiapan rampung.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan, I Gde Partana menyebutkan realisasi pekerjaan telah mencapai 9,9 persen, melampaui target rencana sebesar 7,79 persen.

Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara bersamaan di seluruh area proyek oleh masing-masing rekanan sesuai kontrak yang telah ditetapkan. Penataan Terminal Pesiapan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Baca juga:  Kumuh, Pantai Kuta Diminta Ditata Kembali

Pantauan di lapangan, pembongkaran bangunan lama telah rampung. Kawasan terminal kini sudah rata dengan tanah dan sejumlah pekerja mulai melakukan pemasangan pondasi bangunan baru.

Nantinya, Terminal Pesiapan tidak hanya berfungsi sebagai terminal penumpang, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan ekonomi terpadu. Pedagang akan dikelompokkan berdasarkan jenis usaha dan dilengkapi Pasar Penghobi yang mewadahi komunitas pecinta burung, ikan hias hingga batu akik.

Baca juga:  Anang Divonis Delapan Tahun Penjara

Selain itu, di bagian utara kawasan direncanakan menjadi pasar mobil, sedangkan area tengah akan difungsikan sebagai Pasar Senggol yang dikonsep beroperasi selama 24 jam. Adapun area depan tetap diperuntukkan sebagai terminal penumpang.

Ke depan Terminal Pesiapan diharapkan menjadi wajah baru pusat transportasi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Tabanan. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN