Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan warga saat mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel. (BP/Istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Warga Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, digegerkan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Minggu (28/6). Kondisi jenazah yang sudah membusuk dan sebagian tubuh telah menjadi tengkorak tersebut diduga merupakan seorang warga negara asing (WNA).

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 09.00 WITA setelah adanya laporan dari Kelian Banjar Dinas Gunung Sari. Lokasi penemuan berada di tengah hutan, sekitar 1,5 kilometer dari ujung utara Desa Jatiluwih.

Baca juga:  Jasad Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Tiba di RS Polri

Perbekel Desa Jatiluwih, I Nengah Kartika, mengatakan kondisi jenazah saat ditemukan sudah sulit dikenali. Bagian kepala dan sebagian anggota tubuh telah menjadi tulang sehingga identitas korban belum dapat dipastikan.

“Dari informasi yang kami terima, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar satu minggu hingga 10 hari sebelum ditemukan,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan warga setempat. Ditambah lagi medan menuju lokasi yang berada di kawasan hutan cukup terjal sehingga evakuasi berlangsung cukup lama.

Baca juga:  Masyarakat Diminta Melapor! Jika Oknum Polisi Masuk Hiburan Malam dan Konsumsi Miras

Atas penemuan mayat tersebut, atas kejadian ini, Desa Adat Jatiluwih berencana menggelar upacara pecaruan untuk pembersihan secara niskala. Keputusan tersebut diambil setelah melalui musyawarah bersama warga desa.

Sementara itu, Kapolsek Penebel AKP I Nyoman Arnaya mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait identitas korban maupun penyebab kematiannya. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, identitas korban mengarah kepada seorang WNA.

“Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof. IGN G. Ngoerah, Denpasar, untuk proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut,” katanya.

Baca juga:  Foto Sensualnya Diancam Disebar dan Diduga Dipaksa Lakukan Persetubuhan, Pelajar Laporkan Pacarnya

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil identifikasi dari tim forensik guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN