
GIANYAR, BALIPOST.com – Guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran rangkaian upacara adat, sinergitas solid ditunjukkan oleh jajaran TNI, Polri, dan Pecalang di wilayah Kabupaten Gianyar. Personel gabungan secara terpadu mengamankan jalannya prosesi Nyatur Desa Ida Sesuhunan Desa Adat Bitera, Kecamatan Gianyar, yang dihadiri oleh ribuan krama setempat, Sabtu (27/6) malam.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Tur Lalin) ini dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bitera Aipda I Dewa Ketut Artana, S.H., bersama Babinsa Kelurahan Bitera Koramil 1616-01/Gianyar Koptu I Gusti Ngurah Aryo Purnomo, yang bahu-bahu dengan Pecalang Desa Adat Bitera.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M. mengungkapkan kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat mulai pukul 18.00 hingga 21.30 WITA ini dipusatkan di kawasan Catus Pata Desa Adat Bitera. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, di mana sekitar 2.000 krama turun langsung mengikuti seluruh rangkaian prosesi sakral tersebut.
Mengingat jumlah massa yang mencapai ribuan, petugas gabungan langsung menggelar penyekatan dan pengamanan ketat di sepanjang jalur yang dilalui oleh iring-iringan pemedek.
Fokus pengamanan utama diarahkan pada akses Jalan Mahendradata, sebuah ruas jalan vital yang menghubungkan wilayah Gianyar (Bitera) menuju Blahbatuh (Semabaung). Jalur ini dikenal memiliki arus lalu lintas harian yang cukup padat.
Dengan kesigapan personel TNI, Polri, dan Pecalang, arus kendaraan dari kedua arah dapat dikanalisasi dan diatur sedemikian rupa. Alhasil, aktivitas pengguna jalan umum tetap berjalan beriringan tanpa mengganggu kekhusyukan jalannya prosesi adat.
“Wujud Nyata Pelayanan dan Kolaborasi
Kehadiran aparat di lapangan secara simultan menjadi bukti nyata kolaborasi berbasis kearifan lokal dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Upaya preventif ini berhasil mengantisipasi potensi kemacetan parah serta gangguan keamanan lainnya,” jelas Kapolsek Gianyar.
Kompol Adi Suryawan menambahkan sinergitas antara Polri, TNI, dan Pecalang merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan adat dan keagamaan di wilayah hukum Polsek Gianyar. Berkat kedisiplinan krama adat dan kesigapan petugas di lapangan, seluruh rangkaian prosesi Nyatur Desa Ida Sesuhunan Desa Adat Bitera berakhir dalam situasi yang kondusif, aman, dan tertib. (Wirnaya/balipost)










