Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Proses seleksi direksi Perumda Pasar Arga Nayotama memasuki tahap akhir. Tiga nama calon direksi hasil penilaian Panitia Seleksi (PANSEL) dipastikan segera ditetapkan setelah seluruh tahapan, termasuk wawancara akhir, rampung dilaksanakan.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat dikonfirmasi Selasa (23/6), mengatakan bahwa proses seleksi telah berjalan sesuai mekanisme dan prinsip transparansi. Ia menyebutkan, seluruh calon telah mengikuti rangkaian uji kompetensi yang meliputi tes akademis, psikologi, kemampuan manajerial, hingga wawancara mendalam oleh PANSEL.

Menurut Sutjidra, dari hasil keseluruhan penilaian, PANSEL telah mengerucutkan nama-nama calon terbaik yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Perumda Pasar Arga Nayotama ke depan. “Hasilnya sudah mengerucut, tinggal penetapan setelah rapat PANSEL yang terakhir,” ujarnya.

Baca juga:  Cek Jadwalnya, Donor Darah di Denpasar dan Sekitarnya 1 hingga 7 Maret 2026

Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif tanpa ada intervensi pihak mana pun. Seluruh hasil penilaian, kata dia, dibahas secara komprehensif oleh tim PANSEL sebelum diambil keputusan akhir.

Lebih lanjut disampaikan, tiga nama yang masuk dalam hasil akhir seleksi tersebut masing-masing adalah I Ketut Mas Angarta Tenaya sebagai Calon Direktur Utama, I Made Sulistiawan sebagai Calon Direktur Operasional, dan Komang Sonni sebagai Calon Direktur Keuangan.

Baca juga:  Bali Masih Menggiurkan bagi Investor, Segini Realisasi Investasi di 2019

Sutjidra menjelaskan, selain aspek kompetensi dan integritas, faktor kemampuan manajerial serta rekam jejak calon juga menjadi pertimbangan penting dalam penilaian. Bahkan, persoalan internal yang sempat terjadi di tubuh Perumda sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi dalam proses seleksi kali ini.

“Integritas menjadi salah satu poin penting, termasuk bagaimana mereka menyikapi persoalan yang pernah terjadi di internal perusahaan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa direksi terpilih nantinya akan memiliki target kinerja yang harus dijalankan secara disiplin. Bahkan, terdapat klausul evaluasi yang dapat berujung pada pengunduran diri apabila target tidak tercapai.

Baca juga:  Buntut Konvoi Kelulusan SMA, Belasan Siswa Dihukum Push-Up

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kepemimpinan baru di Perumda Pasar Arga Nayotama dapat memperkuat tata kelola perusahaan daerah, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Harapannya Perumda ini tidak hanya berjalan normal, tetapi juga mampu memberikan profit dan melakukan reinvestasi untuk pengembangan pasar ke depan,” pungkasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN