
BANGLI, BALIPOST.com – SMKN 1 Kintamani menambah kuota penerimaan siswa baru pada Program Studi (Prodi) Perhotelan menjadi tiga rombongan belajar (rombel) untuk tahun ini. Penambahan daya tampung ini terhitung signifikan mengingat prodi pariwisata tersebut baru berjalan dua tahun.
Kepala SMKN 1 Kintamani, I Wayan Juliarta, mengatakan pada tahun pertama pembukaannya lalu, prodi perhotelan berhasil menjaring 33 siswa (satu rombel). “Tahun ini kami buka 3 rombel,” ujarnya, Jumat (19/6).
Langkah penambahan rombel tahun ini didasarkan pada kebutuhan industri dan tren minat calon siswa.
Selain menambah kuota pada prodi perhotelan, SMKN 1 Kintamani tahun ini tetap membuka pendaftaran untuk tiga prodi lainnya yakni prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) 2 rombel, Prodi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian 2 rombel dan Prodi Agribisnis Ternak Ruminansia 1 rombel.
Berkaca dari tahun lalu, peminat di tiga jurusan tersebut terbilang kecil. Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian hanya mendapat 17 siswa, DKV 4 siswa, dan Agribisnis 2 siswa. Minimnya minat siswa memilih jurusan tersebut menurut Juliarta karena masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap peluang kerja bagi lulusan jurusan tersebut.
Juliarta menegaskan bahwa ketiga prodi tersebut kini telah diorientasikan agar adaptif dan memiliki keterkaitan erat dengan industri pariwisata yang sedang berkembang.
“Masyarakat banyak yang mengira lulusan DKV hanya bisa kerja di percetakan, padahal di dunia pariwisata mereka sangat dibutuhkan sebagai fotografer atau tim marketing. Begitu juga Teknologi pengolahan hasil pertanian yang keahliannya mirip tata boga, sangat dicari di sektor pariwisata. Sementara untuk Agribisnis, kami mengarahkan siswa ke teknik beternak intensif menggunakan teknologi,” terangnya.
Guna memastikan seluruh kuota rombel terisi merata, SMKN 1 Kintamani telah melakukan langkah-langkah mulai dari sosialisasi langsung ke masyarakat hingga melakukan review kurikulum sekolah. Hal ini dilakukan agar tercipta keselarasan dengan kebutuhan industri pariwisata. “Kami sudah bekerjasama dengan dunia pariwisata untuk tempat praktik kerja lapangan (PKL) siswa,” jelasnya.
Menjelang pembukaan pendaftaran Senin mendatang, SMKN 1 kintamani telah mendirikan posko untuk mendampingi dan membantu calon siswa baru selama proses pendaftaran berlangsung. Pihak sekolah optimis, dengan persiapan yang telah dilakukan seluruh prodi yang disediakan akan terisi siswa baru. (Dayu Swasrina/balipost)










