
BANGLI, BALIPOST.com – Sejumlah objek wisata di Kabupaten Bangli mencatatkan peningkatan angka kunjungan wisatawan selama momen libur Hari Suci Galungan dan Umanis Galungan. Kintamani dan Desa Wisata Penglipuran masih menjadi destinasi favorit yang paling banyak didatangi pengunjung.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Bangli I Gede Putu Budiastawa mengatakan bahwa pergerakan wisatawan sudah mulai terlihat meningkat sejak beberapa hari sebelum hari raya.
“Untuk libur Galungan mulai ada peningkatan dari Minggu sampai Selasa rata-rata kunjungan mencapai 1.200 orang per hari di objek Kintamani saja. Kecuali kemarin pas hari H Galungan, kunjungan sedikit turun di angka 800-an orang karena masyarakat sibuk dengan aktivitas upacara,” jelasnya, Kamis (18/6).
Peningkatan volume kendaraan, kata Budi Astawa, sempat memicu kemacetan di jalur wisata Kintamani pada siang hari, khususnya pada akses jalan yang menuju ke arah Kedisan. Selain Kintamani, Penglipuran juga menjadi primadona utama selama libur hari raya.
Manager Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, mengungkapkan bahwa pada hari Galungan, jumlah kunjungan ke Penglipuran menembus angka 2.700 wisatawan. Jumlah tersebut berada di atas rata-rata kunjungan hari normal yang biasanya berkisar di angka 2.000 orang.
Meski melampaui hari normal, Sumiarsa menyebutkan angka tersebut sebenarnya mengalami penurunan sekitar 31 persen jika dibandingkan dengan momentum Galungan sebelumnya.
Pada Umanis Galungan, Kamis, manajemen Penglipuran memprediksi kunjungan akan melonjak hingga menyentuh angka 3 ribu wisatawan. “Prediksi kita ada di angka 3.143 wisatawan yang akan berkunjung sesuai data yang sudah masuk,” ujarnya. (Dayu Swasrina/balipost)










